Jumat, 10 April 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Warga Nunukan Temukan Jenazah Bayi saat Pergi Memancing, Ini Kronologinya

Warga di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, temukan mayat bayi di rawa-rawa dengan tali pusar masih melekat

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Nur Pratama
HO/POLSEK SEBATIK TIMUR
TEMUAN MAYAT - Personel Polsek Sebatik Timur melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) penemuan mayat bayi di Jalan Pantai Indah RT 4, Desa Tanjung Aru. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Warga di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, temukan mayat bayi di rawa-rawa dengan tali pusar masih melekat, Senin (21/10), pukul 11.40 Wita.

Kapolsek Sebatik Timur Iptu Wisnu Bramantio mengatakan, mayat bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dua warga yang akan memancing ikan.

"Mayat bayi ditemukan oleh dua orang warga yang hendak memancing dengan kondisi tali pusar masih melekat," kata Wisnu Bramantio kepada Tribun.

Baca juga: Operasi Zebra 2024 Berlangsung Sampai Kapan? Cek Mekanisme dan Jenis Pelanggaran yang Sering Terjadi

Wisnu mengatakan bahwa mayat bayi itu ditemukan terapung di genangan air dalam kondisi telanjang. Selain itu, ditemukan ari-ari mayat bayi dengan panjang sekira 30 cm.

"Mayat bayi itu belum diketahui identitasnya. Saat ini masih dilakukan visum et repertum di rumah sakit pratama," ucapnya.

Wisnu beberkan kronologi penemuan mayat bayi perempuan di Jalan Pantai Indah RT 4, Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur.

Saat itu saksi bernama Ibrahim hendak memancing ikan di empang yang berada di belakang rumah neneknya. Lokasi pemancingan tepatnya di Jalan Pantai Indah RT 4, Desa Tanjung Aru.

"Waktu tiba di lokasi mancing, saksi Ibrahim menyiapkan alat pancing di rumah nenek saksi. Pada saat itu saksi mendengar ada suara anjing yang sedang menggonggong di dekat sebuah pohon yang berada di rawa," ujarnya.

Saksi yang penasaran langsung mengecek ke tempat di mana anjing menggonggong bersama seorang temannya.

"Saksi sempat bertanya kepada temannya, 'bukan boneka kah itu?'. Lalu teman saksi menjawab bahwa itu adalah sebuah mayat bayi.

Lalu setelah itu saksi bersama temannya memanggil saksi lainnya bernama Hisyam dengan mengatakan bahwa ada mayat bayi di belakang rumah," tutur Wisnu.

Para saksi akhirnya memberitahu warga lainnya termasuk Ketua RT tentang penemuan mayat bayi tersebut.
"Ketua RT yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek untuk dilakukan penyelidikan," ungkapnya. (*)

 

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved