Pilkada Banjarbaru 2024
Profil Aditya-Said Abdullah, Calon Walikota-Wawali yang Didiskualifikasi di Pilkada Banjarbaru 2024
Profil Aditya-Said Abdullah, calon Walikota dan Wakil Walikota yang didiskualifikasi di Pilkada Banjarbaru 2024.
Penulis: Rita Noor Shobah | Editor: Christoper Desmawangga
"Kami juga melihat adanya pemenuhan unsur dari data dan bukti-bukti dalam rekomendasi tersebut, sehingga mengeluarkan keputusan pembatalan ini," tegasnya.
Di sisi lain, Kuasa Hukum Paslon Aditya-Said Abdullah, Deddy Prayitna mempertanyakan putusan dari Bawaslu dan KPU.
Terlebih rapat pleno yang membahas diskualifikasi hanya dilakukan sekali.
Di sisi lain, paslon Aditya-Said Abdullah masih memiliki kesempatan dalam melakukan perlawanan ke Mahkamah Agung (MA) terkait keputusan tersebut.
Deddy masih mempertimbangkan hal tersebut, karena merasa sulit percaya terhadap penyelenggaraan Pilkada di Banjarbaru.
"Terus terang kami menjadi sangat ragu apabila terus ikut dalam kontestasi Pilkada 2024," tegasnya.
Profil Aditya
Dikutip dari infopemilu.kpu.go.id, Aditya memiliki nama lengkap Muhammad Aditya Mufti Ariffin.
Ia lahir di Banjarbaru, pada 21 Maret 1984 atau kini berusia 40 tahun.
Aditya merupakan calon petahana. Ia merupakan Wali Kota Banjarbaru periode 2019-2024.
Ia maju lagi di Pilkada 2024 berpasangan dengan Said Abdullah.
Keduanya didukung Partai Umat, Partai Buruh dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Riwayat Pendidikan
- SD Negeri Banjarbaru 2 (1996)
- SMP Negeri 2 Banjarbaru (1999)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.