Berita Nasional Terkini
Kapan La Nina akan Melanda Indonesia? Begini Penjelasan Lengkap dan Peringatan dari BMKG
Indonesia diprediksi akan terdampak pada perubahan iklim mulai September 2024 hingga tahun 2025 mendatang.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO - Indonesia diprediksi akan terdampak pada perubahan iklim mulai September 2024 hingga tahun 2025 mendatang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan di atas rata-rata selama periode La Nina ini.
Pada November 2024, banyak wilayah di Indonesia, terutama yang ada di barat dan tengah, akan mengalami hujan lebat.
Di beberapa wilayah seperti Jabodetabek, cuaca hujan merata diperkirakan berlangsung selama beberapa hari, dengan intensitas yang bervariasi.
Apa itu La Nina?
La Nina merupakan fenomena iklim yang ditandai dengan suhu permukaan laut yang lebih dingin di Samudra Pasifik, diperkirakan akan mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia pada akhir 2024 hingga awal 2025.
Baca juga: Terjawab Kapan Awal Musim Hujan 2024, BMKG: 38 Wilayah Indonesia Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
Dikutip dari Kompas.com, Tjahjono Tri dalam buku Ensiklopedia Fenomena Alam Seri III (2024) menjelaskan, bahwa La Nina adalah fenomena menurunnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik.
La Nina menyebabkan pergeseran arus hangat dari Papua menuju Amerika, serta perubahan curah hujan di kawasan tersebut.
Ketika kawasan timur menjadi lebih lembap udaranya, wilayah barat akan mengalami kekeringan selama beberapa waktu.
Melansir dari situs BPBD Provinsi Jawa Timur, biasanya La Nina didahului dengan El Nino, namun, tidak selalu demikian.
Sama seperti El Nino, fenomena cuaca La Nina cenderung bervariasi. Frekuensi dan durasinya pun bisa berubah-ubah.
Dalam situs NOAA, dituliskan bahwa istilah La Nina berasal dari bahasa Spanyol, yang berarti gadis kecil. Fenomena ini juga sering disebut El Viejo atau anti-El Nino.
Baca juga: Gempa Lagi di Gunung Kidul Magnitudo 4.4, Pusat Gempa 2 Menit yang Lalu di Yogyakarta, Cek Info BMKG
Ketika La Nina terjadi, angin pasat akan lebih kuat dari biasanya. Angin inilah yang mendorong lebih banyak air hangat menuju perairan Asia.
Fenomena ini biasanya meningkatkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama pada musim hujan.
Saat La Nina terjadi, wilayah Indonesia mengalami peningkatan kelembapan dan suhu yang lebih rendah dari biasanya.
| 70 Ucapan Hari Kebangkitan Nasional 2026, Cocok Jadi Caption Media Sosial 20 Mei |
|
|---|
| Lonjakan Harta Perry Warjiyo dari Rp 7 M Jadi Rp 72 M, Gubernur BI Disorot Imbas Rupiah Melemah |
|
|---|
| Komdigi Bahas Aturan Baru Bikin Medsos, Pengguna Bakal Wajib Cantumkan Nomor HP saat Registrasi |
|
|---|
| TAUD Sebut hanya 2 Terdakwa Kasus Andrie Yunus yang Cocok dengan Hasil Investigasi |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Kucurkan Dana Segar Rp 14 Triliun untuk Kementeriannya Bahlil Lahadalia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241105-Ilustrasi-Hujan-Badai-La-Nina.jpg)