Viral BBM Oplosan
Pria di Balikpapan Kepergok Jual BBM Oplosan, Jual Lebih Murah dari Harga SPBU
Pria di Balikpapan berinisal SP kepergok jual BBM oplosan, harga jual lebih murah dari SPBU.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang pria berinisial SP di Balikpapan menjadi viral karena kepergok menjajakan BBM oplosan di kawasan Jalan Indrakila, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.
Berdasarkan video yang beredar, SP didatangi sejumlah petugas dari Polsek Balikpapan Utara atas laporan warga yang menduga adanya dugaan pengoplosan bahan bakar itu.
Salah seorang saksi yang berada di TKP saat SP didatangi petugas, Wahyu, mengakui bahwa SP sudah lama berjualan bahan bakar dengan menggunakan rak kayu.
Namun, sebelum penggebekan itu, Wahyu membeberkan ada transaksi yang dilakukan SP dengan pemasok bahan bakar.
Di mana transaksi itu terjadi tidak lama sebelum kedatangan petugas.
Baca juga: Profil Ning Astuti, Istri Gus Miftah yang Videonya Ditoyor Viral, Klaim Kisah Cinta Seperti SPBU
Wahyu memperkirakan kurang lebih pukul 15.30 Wita, Rabu (6/11/2024).
Wahyu berujar, ada seseorang pria asing yang menawarkan kepada SP untuk menebus sebanyak 2 jeriken berisi 40 liter Pertalite.
"Karena mungkin banyak yang tanya Pertalite, terus dia juga sudah kurang sehat, jadi dibeli aja, mungkin sekitar Rp 360-390 ribu," kata dia mengingat-ingat nominalnya, Kamis (7/11/2024).
Lebih lanjut, kata Wahyu, pria asing itu menyebut kenal dengan SP dengan mengaku teman.
"Ya, saya nggak banyak komentar karena bilang teman," kata pria penjaja kuliner salome itu.
Baca juga: Alasan 2 SPBU di Samarinda Diminta Tidak Jual Pertalite, Dishub: Antrean Panjang Penyebab Kemacetan
Menurut sepengalamannya, jika antara pemasok dan pengecer tak saling kenal, hal lumrah jika terjadi pengoplosan BBM dengan air.
"Nah, kenapa saya tanya teman atau bukan, soalnya dia jual lebih murah dari SPBU, kan nggak mungkin," tambah Wahyu.
Ia menambahkan, cara kerjanya orang asing itu yang membawa jeriken bapaknya, bukan pemasok yang membawa jeriken sendiri.
"Cuma saya tahu, sebenarnya bapak (SP) itu nggak kenal sama yang nawarin," tutup Wahyu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241107_Saksi-BBM-oplosan.jpg)