Selasa, 28 April 2026

Berita Nasional Terkini

Isu Dirut Garuda Irfan Setiaputra akan Diganti, Penggantinya Eks Bos Lion Air? Respons Erick Thohir

Isu Dirut Garuda Irfan Setiaputra bakal diganti. Beredar isu, mantan Bos Lion Air, Rusdi Kirana bakal jadi pengganti. Respons Erick Thohir.

Editor: Amalia Husnul A
Tribunnews/Herudin
ISU DIRUT GARUDA - Menteri BUMN, Erick Thohir. Isu Dirut Garuda Irfan Setiaputra bakal diganti. Beredar isu, mantan Bos Lion Air, Rusdi Kirana bakal jadi pengganti. Respons Erick Thohir. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beredar isu Dirut Garuda, Irfan Setiaputra bakal diganti.

Sosok pengganti Irfan Setiaputra sebagai Dirut Garuda diisukan adalah mantan Bos Lion Air, Rusdi Kirana.

Respons Menteri BUMN, Erick Thohir soal isu Dirut Garuda Irfan Setiaputra akan digantikan mantan Bos Lion Air, Rusdi Kirana. 

Diketahui, saat ini Rusdi Kirana sekarang telah menjadi anggota DPR RI.

Baca juga: Garuda Indonesia Kenalkan 12 Sajian Kuliner Khas Kalimantan dalam Menu Penerbangan

Selain itu, Rusdi Kirana juga terpilih sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 2024-2029.

Isu soal penggantian Dirut Garuda Irfan Setiaputra dan Rusdi Kirana sebagai penggantinya ini justru dipertanyakan Erick Thohir.

"Pak Rusdi Kirana? Kan Pak Rusdi di MPR," ujar Erick saat menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Kamis (7/11/2024). 

Bahkan Erick Thohir mengaku akan menghubungi Rusdi Kirana perihal kabar yang santer dihembuskan itu. 

"Nanti saya telepon Pak Rusdi. Saya sih enggak yakin ya," lanjutnya.

Erick Thohir juga merespons kabar yang menyebut pergantian Dirut Garuda Indonesia bakal segera terjadi. 

Erick Thohir menegaskan, saat ini maskapai penerbangan pelat merah itu belum menggelar rapat umum pemegang saham.

Sehingga ia meminta agar publik menunggu dulu sampai ada jadwal RUPS.

Pendiri maskapai penerbangan Lion Air, Rusdi Kirana. Kini jadi anggota DPR RI
ISU DIRUT GARUDA DIGANTI - Pendiri maskapai penerbangan Lion Air, Rusdi Kirana yang kini jadi anggota DPR RI. Isu Dirut Garuda Irfan Setiaputra bakal diganti. Beredar isu, mantan Bos Lion Air, Rusdi Kirana bakal jadi pengganti. Respons Erick Thohir.  (KOMPAS.com/JESSI CARINA)

Sementara itu, ketika ditanya apa yang melatarbelakangi pergantian direksi Garuda jika memang benar akan terjadi, Erick Thohir kembali menyinggung RUPS.

"Belum RUPS. Ya tunggu aja orang belum RUPS," kata Erick. "Ya nanti kalau udah RUPS baru diceritain (alasannya)," tegasnya.

Baca juga: Mulai 26 Oktober 2024, Garuda Indonesia Terapkan Biaya Tambahan untuk Pilih Kursi Penerbangan

Untuk diketahui, Dirut Garuda Indonesia Tbk saat ini, Irfan Setiaputra menjabat sejak 2020.

Penunjukan Irfan sebagai Dirut Garuda Indonesia Tbk dilakukan setelah Garuda Indonesia menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada 22 Januari 2020.

Saat itu Irfan ditunjuk untuk menggantikan Dirut Garuda Indonesia sebelumnya, yakni Ari Askhara yang dipecat karena keterlibatannya dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dari luar negeri.

Sementara itu, Rusdi Kirana sebelumnya menyatakan sudah pensiun dari pengelolaan maskapai penerbangan Lion Group.

Setelah terpilih menjadi anggota DPR dan MPR, ia menyatakan akan fokus di kegiatan parlemen.

"Saya sudah 61 tahun karena saya sudah melimpahkan kepada generasi kedua," ungkap Rusdi di Gedung MPR/DPR, Jakarta, pada Kamis (3/10/2024) lalu.

Profil Irfan Setiaputra

Irfan Setiaputra resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan Rabu (22/1/2020) di Auditorium Garuda City Center (GCC) Garuda Indonesia Management Building, Komplek Perkantoran Soekarno Hatta.

ISU DIRUT GARUDA - Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Isu Dirut Garuda Irfan Setiaputra bakal diganti. Beredar isu, mantan Bos Lion Air, Rusdi Kirana bakal jadi pengganti. Respons Erick Thohir.
ISU DIRUT GARUDA - Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Isu Dirut Garuda Irfan Setiaputra bakal diganti. Beredar isu, mantan Bos Lion Air, Rusdi Kirana bakal jadi pengganti. Respons Erick Thohir. (https://sigfox.id/)

Selain Irfan, Triawan Munaf juga diangkat sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya mencari figur terbaik yang untuk mengelola flight carrier, Garuda Indonesia.

Baca juga: Sejarah 28 Maret: Pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia Penerbangan 206 Dibajak, Tepat 43 Tahun Silam

"Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip Good Corporate Governance dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi," ujar dia Rabu (22/1/2020).

Sementara pengangkatan Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama diharapkan mampu memberikan masukan dan strategi pemasaran untuk meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu.

"Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni, bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya“, jelas Menteri BUMN, Erick Thohir.

Sebelumnya, nama Irfan memang telah muncul sebagai calon kuat Direktur Utama PT Garuda Indonesia.

Lantas seperti apa rekam jejaknya?  

Perjalanan Karir Pria kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1964 ini telah memiliki sejumlah rekam jejak di sejumlah sektor bisnis, mulai dari dunia telekomunikasi hingga pertambangan.

Irfan merupakan lulusan Sarjana Informatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Mengutip laman MWA ITB, ia merupakan anggota Majelis Wali Amanat Wakil Alumni.

Sejak lulus dari ITB, Irfan juga telah berkarir di sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informatika. Ia pernah berkarir di IBM, LinkNet, hingga Cisco.  

Pada tahun 2000, ia pernah meraih penghargaan IBM STAR of the STARS Award, IBM Professional Achievement Award, dan Best CEO versi majalah SWA.  

Di Cisco, Irfan pernah menjabat sebagai Managing Director.

Saat itu, ia berhasil meningkatkan bisnis Cisco Indonesia dari 25 juta dollar AS menjadi 125 juta dollar AS.

Baca juga: Erick Thohir Rencanakan Merger Garuda Indonesia, Citlink, Pelita Air, Pengamat Soroti soal Layanan

Ia memegang jabatan tersebut hingga 7 tahun lamanya. 

Kemudian, Irfan menjabat sebagai Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti) pada tahun 2009 hingga tahun 2012.  

Ia mengundurkan diri tiga tahun setelah menjabat sebagai Dirut PT Inti dengan alasan gaji yang kecil.

Selanjutnya, Irfan menjadi CEO di sebuah perusahaan pertambangan, PT Titan Mining Indonesia dari tahun 2012 hingga 2014.

Kemudian, pada Juli 2014 hingga Mei 2017, ia menjadi CEO di PT Cipta Kridatama, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor batu bara.  

Tak hanya itu, Irfan juga tercatat menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) ABM Investama Tbk PT (ABMM), selama satu tahun, yaitu dari tahun 2015 hinga 2016.

Ia pernah menjadi President Director dan CEO PT Reswara Minergi Hartama.

Sementara, kariernya dalam satu tahun terakhir adalah sebagai CEO Sigfox Indonesia, yaitu sebuah perusahaan Internet of Things (IoT). Sebagai pimpinan baru, Irfan memiliki sejumlah pekerjaan rumah.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memecat lima direksi Garuda Indonesia. Kelima direksi tersebut adalah Direktur Utama I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra Ari Askhara, Direktur Operasi Bambang Adisurya Angkasa, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto serta Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar.

Mereka dicopot karena diduga terlibat dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dari luar negeri.

Baca juga: Maskapai Penerbangan Plat Merah Garuda Indonesia Berencana Buka Beberapa Rute Internasional

(Kompas.com/Dian Erika)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Artikel ini telah tayang di kompas.com dan WartaKotalive.com dengan judul Mantan Bos Lion Air Disebut Bakal jadi Dirut Garuda Indonesia, Erick Thohir: Saya Enggak Yakin
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved