Berita Balikpapan Terkini
Upaya Pencegahan Tuberkulosis di Balikpapan, DKK Gencar Memberikan Terapi
Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan menggencarkan pemberian terapi kepada masyarakat di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan menggencarkan pemberian terapi kepada masyarakat di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Langkah ini sebagai upaya pencegahan penyakit tuberkulosis (TBC) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Diberitakan sebelumnya, DKK Balikpapan mencatat 1.825 kasus penyakit TBC periode akhir Oktober 2024. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan periode yang sama pada akhir tahun 2023 lalu.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DKK Balikpapan dr. I Dewa Gede Dony Lesmana mengatakan, terapi pencegahan tersebut diberikan kepada kontak erat penderita TBC.
Baca juga: Kasus Penyakit Tuberkulosis di Balikpapan Tinggi, Alwiati Beber Penyebab dan Pemicunya
Sehingga masyarakat bisa lebih mengenali gejala, jika ada terindikasi penyakit.
Namun pada prinsipnya, kata dr Dewa, skrining bisa dilakukan di setiap Puskesmas. Dengan mekanisma pemeriksaan dahak, yang diperiksa melalui alat tes cepat molekuler.
"Memang tantangannya cukup tinggi, karena kita mengobati orang yang sehat, bukan pasiennya. Sementara pasiennya minum obat TBC," tuturnya.
Berisiko Menularkan Orang Lain
Dalam hal ini, DKK Balikpapan mengupayakan dapat memenuhi target indikator untuk terapi pencegahan TBC.
Dengan menggencarkan pemberian terapi pencegahan TBC untuk kontak-kontak erat yang ada di sekitar rumah terdampak penyakit tersebut.
Pasalnya, jika ada temuan kasus satu penyakit TBC, maka dapat berisiko menularkan 10 orang sampai 20 orang di sekitarnya.
Baca juga: Hari Kesehatan Nasional 2024 di Mahakam Ulu, Stephanus Madang Tekankan Visi Indonesia Emas 2045
"Jadi memang fokus kita ke sana, untuk semakin menguatkan," tegasnya.
Karena memang selama ini untuk program skrining baik secara aktif, mau pun pasif itu sudah gencar.
"Telah dilakukan teman-teman Puskesmas," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241114_TBC-Dicegah-di-Balikpapan.jpg)