Pilkada Sumsel 2024
Hasil Survei Elektabilitas Pilkada Sumsel 2024 di 3 Lembaga, Herman vs Mawardi vs Eddy Siapa Kuat?
Simak hasil survei Pilkada Sumsel 2024 jelang pencoblosan 27 November menurut 3 lembaga, ini Gubernur pemilik elektabilitas terkuat.
TRIBUNKALTIM.CO - Simak hasil survei Pilkada Sumsel 2024 jelang pencoblosan 27 November menurut 3 lembaga, ini Gubernur pemilik elektabilitas terkuat.
Adapun salah satu lembaga yang merilis hasil survei Pilkada Sumsel 2024 terbaru yaitu Litbang Kompas.
Hasilnya, paslon Herman Deru-Cik Ujang (HDCU) meraih elektabilitas tertinggi dalam hasil survei Litbang Kompas Pilkada Sumsel 2024, yakni 48,9 persen.
Herman-Cik Ujang didukung oleh enam parpol anggota KIM Plus, yaitu NasDem, Demokrat, PKS, PSI, PBB, dan Perindo.
Baca juga: Hasil Survei Elektabilitas Pilkada Sulsel 2024 Dekat Pencoblosan, Danny vs Andi Sudirman Siapa Kuat?
Sementara paslon Mawardi Yahya-Anita Noeringhati (Matahati) memperoleh elektabilitas sebesar 21,6 persen.
Mawardi-Anita diusung parpol KIM Plus lainnya, yaitu Gerindra, Golkar, PAN, PPP, PKB, Hanura, dan PKN, bersama Gelora, Garuda, dan Prima.
Sedangkan pasangan yang dicalonkan oleh PDI-P, Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia (E-RA) mendulang elektabilitas 8,1 persen.
Meski begitu, ada 21,4 persen pemilih yang mengaku tidak tahu atau belum menentukan pilihannya (undecided voters).
Survei Litbang Kompas Pilkada Sumsel 2024 dilakukan melalui wawancara tatap muka pada rentang waktu 2-7 November 2024.
Sebanyak 400 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Sumsel.
Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan toleransi kesalahan atau margin of error kurang lebih 4,90 persen.
Survei Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024 dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara).
Survei Litbang Kompas Pilkada Sumsel 2024: peta dukungan parpol
Dikutip dari Kompas.id, Sabtu (16/11/2024), dukungan dari kelompok pemilih parpol pengusung masing-masing paslon, suaranya justru terbagi ke pasangan lainnya.
PKS misalnya, sebanyak 33,3 persen dari pemilih kelompok ini yang mengarahkan suaranya ke paslon Herman-Cik Ujang.
