Senin, 4 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Skillia Sebut Open House dan Bagi-bagi THR Jadi Momen Berkesan saat Perayaan Natal di Balikpapan

Bagi Skillia Fransischa, Natal bukan hanya sekadar perayaan seremonial namun untuk memperbaiki kualitas diri,

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Perayaan Natal menjadi momen refleksi dan intropeksi diri bagi umat kristiani bagi Skillia Fransischa.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Perayaan Natal menjadi momen refleksi dan intropeksi diri bagi umat kristiani.

Bagi Skillia Fransischa, Natal bukan hanya sekadar perayaan seremonial. Tetapi untuk memperbaiki kualitas diri, dan memberikan persembahan terima kasih kepada Tuhan Yesus atas anugerah-Nya sepanjang tahun.

"Natal selalu menjadi momen yang penuh kebahagiaan, wadah untuk keluarga dan teman dapat berkumpul merayakan kelahiran Yesus Kristus," ujarnya, Sabtu (14/12/2024).

Adapun dalam momentum Natal, berburu pernak-pernik Natal menjadi hal yang paling ditunggu. Dengan menghias pohon Natal, sebagai pelengkap dalam perayaan Natal.

Pada perayaannya, Skillia memilih untuk memanfaatkan pohon Natal lama, kemudian menghias dengan dekorasi dan aksesoris baru. Ini menjadi cara hemat, sembari mempertahankan makna tradisi yang ada.

Baca juga: Bagi Jessy Sthevanny Kado Jadi Momen Spesial Perayaan Natal bareng Keluarga

Baca juga: Monas Buka Sampai Malam Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Ada Atraksi Air Mancur

"Setiap tahun, saya tidak membeli pohon Natal baru, hanya menggunakan pohon yang lama. Dengan tema dan dekorasi yang disesuaikan," tuturnya.

Untuk mempercantik pohon Natal, kata Skillia, ada beberapa aksesoris yang menjadi wajib dipasang. Misalnya lampu Natal warna-warni yang memberikan sentuhan magis, untuk menghidupkan suasana.

Hiasan bola-bola kecil yang berkilauan, bintang di puncak pohon, pita-pita indah, serta boneka santa yang juga menjadi elemen penting yang tidak boleh dilupakan.

"Semua hiasan ini memiliki makna yang mendalam, sekaligus memberikan kesan hangat dan meriah," tutur Skillia.

Mengenai budget untuk menghias pohon Natal, ia biasa merogoh uang sakunya sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Tentu saja, biaya ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan tema perayaan Natal.

"Bukan soal biaya, tetapi bagaimana setiap detail dekorasi mampu menciptakan atmosfer Natal yang menyenangkan," ucapnya.

Selain itu, momen yang paling berkesan bagi Skillia dalam perayaan Natal, yakni adanya open house dan pembagian ampau antar kerabat dan orang-orang terdekat.

Ia berharap, Natal tahun ini tidak jauh dari kebahagiaan dan kebersamaan. Dengan terus berkumpul dan menikmati momen sukacita Natal.

Baca juga: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Rohani Kalimantan Timur, Cocok untuk Retret atau Camping Libur Natal

Harapan tersebut menggambarkan makna sejati dari perayaan Natal dengan kehangatan, kasih sayang, dan kedamaian bersama keluarga.

"Semoga kita semua diberi kebahagiaan dan bisa berkumpul bersama keluarga dalam merayakan sukacita Natal," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved