Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Disindir Prabowo soal Vonis Harvey Moeis Terlalu Ringan, Kejagung Pastikan Ajukan Banding

Disindir Presiden Prabowo soal vonis Harvey Moeis, Kejagung pastikan ajukan banding.

Tayang:
Tribunnews.com/ Fahmi Ramadhan
Konferensi pers Kapuspenkum Kejagung RI Harli Siregar terkait capaian kinerja Kejaksaan RI tahun 2024 di Gedung Puspenkum Kejagung RI, Selasa (31/12/2024). - Disindir Presiden Prabowo soal vonis Harvey Moeis, Kejagung pastikan ajukan banding. 

TRIBUNKALTIM.CO - Disindir Presiden Prabowo soal vonis Harvey Moeis, Kejagung pastikan ajukan banding.

Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung bereaksi usai disindir Presiden Prabowo Subianto.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo memberikan sindiran terkait vonis Harvey Moeis yang dinilai terlalu ringan, padahal sudah merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Baca juga: Respons Prabowo Soal Hukuman 6,5 Tahun Harvey Moeis, Presiden: Vonisnya 50 Tahun Begitu Kira-kira

Terkait pernyataan Prabowo itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan melakukan upaya banding terhadap vonis Harvey Moeis.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar.

Harli mengakui, pihaknya juga menilai vonis Harvey Moeis itu terlalu rendah.

Oleh karena itu, kata Harli, Kejagung mengajukan upaya banding terhadap vonis Harvey Moeis dalam kasus korupsi ini.

"Kita sependapat dengan pernyataan Bapak Presiden terkait masih rendahnya putusan pengadilan terhadap HM (Harvey Moeis)," kata Harli saat dikonfirmasi Kompas.TV, Selasa (31/12/2024).

"⁠Sekaitan dengan itu, kita sudah meresponsnya dengan mengambil sikap melakukan upaya hukum yaitu banding dengan mempertimbangkan keadilan hukum dan masyarakat yang belum terpenuhi dengan putusan tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan pernyataan soal vonis Harvey Moeis itu dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 di kantor Bappenas, Senin (30/12/2024).

Tanpa menyebut nama Harvey Moeis secara gamblang, Prabowo mengaku kecewa dengan vonis hakim yang dianggap tidak adil dalam memutus perkara korupsi yang merugikan negara ratusan triliun. 

"Saya mohon ya kalau sudah jelas-jelas melanggar jelas mengakibatkan kerugian triliunan, ya semua unsurlah, terutama juga hakim-hakim ya, vonisnya jangan terlalu ringanlah, nanti dibilang Prabowo enggak ngerti hukum," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, rakyat sudah bisa mengerti vonis hakim terhadap para koruptor melukai rasa keadilan.

Terlebih lagi, para koruptor ratusan triliun hanya divonis beberapa tahun dengan fasilitas penjara yang lengkap dan nyaman. 

"Rakyat itu ngerti, rakyat di pinggir jalan ngerti, rampok triliunan, eh ratusan triliunan, vonisnya sekian tahun, nanti jangan-jangan di penjara pake AC, punya kulkas, pakai televisi," katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved