Sabtu, 6 Juni 2026

Aplikasi

Mengenal Lebih Dekat: Mekanisme Enkripsi End-to-End pada Aplikasi WhatsApp

WhatsApp dilengkapi fitur-fitur untuk meningkatkan keamanan pengguna salah satunya Enkripsi End-to-End

Tayang:
Editor: Ahadian Gusnita
Pixabay
AplikasiWhatsapp 

TRIBUNKALTIM.CO - WhatsApp dilengkapi fitur-fitur yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna.

Salah satunya adalah Enkripsi End-to-End yang memastikan hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca pesan.

Fitur End-to-End Encryption menjadi fitur penting di WhatsApp. 

Fitur ini menjadi dapat menjadi benteng pertahanan pengguna dari penyadapan. 

Meski penting, beberapa pengguna mungkin ada yang belum mengetahui fitur Enkripsi End-to-End. 

Baca juga: Bebas Spam! Begini 2 Cara Blokir Chat WhatsApp dari Nomor Asing

Dalam hal ini, pengguna kiranya penting buat mengetahui apa itu End-to-End Encryption di WhatsApp dan fungsinya. 

Lantas, sebenarnya apa maksud End-to-End Encryption di WhatsApp? Untuk lebih lengkapnya, silakan simak penjelasan di bawah ini. 

Apa itu End-to-End Encryption di WhatsApp? 

Enkripsi End-to-End WhatsApp adalah sistem keamanan yang dapat melindungi data atau percakapan di WhatsApp dengan membuat enkripsi atau mengunci menggunakan kriptografi yang terdiri dari rangkaian kode panjang, rumit, dan unik. 

Sistem keamanan enkripsi dengan kriptografi ini sudah jamak digunakan di industri digital, salah satunya yang cukup populer adalah untuk membuat sistem keamanan pada jaringan mata uang kripto. 

Sementara itu, sistem Enkripsi End-to-End yang juga menggunakan kunci kriptografi mulai diimplementasikan di WhatsApp sejak 2016. 

Sistem ini dibuat menggunakan Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper System, sama seperti aplikasi pesan instan Signal. 

Baca juga: WhatsApp Makin Canggih! Kini Bisa Langsung Scan Dokumen

Di aplikasi WhatsApp, keberadaan dari fitur End-to-End Encryption diberitahukan ke pengguna. 

Ketika pengguna pertama kali membuat chat di ruang obrolan dengan kontak lain, notifikasi fitur End-to-End Encryption akan muncul kolom chat dalam bubble warna kuning. 

Selain itu, notifikasi fitur End-to-End Encrypted bakal terus muncul setiap kali pengguna hendak chat dengan kontak di ruang obrolan WhatsApp. 

Notifikasi tersebut akan muncul di bawah nama kontak hanya dalam beberapa detik. 

20250101_Tampilan fitur End-to-End Encryption di WhatsApp

Itulah penjelasan mengenai fitur End-to-End Encryption di WhatsApp yang perlu diketahui. 

Lalu, sebenarnya apa fungsi enkripsi di WA? Untuk lebih lengkapnya, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai fungsi Enkripsi End-to-End di WhatsApp? 

Apa fungsi enkripsi di WA? 

Fungsi Enkripsi End-to-End di WhatsApp tak lain dan tak bukan adalah untuk melindungi data dan percakapan pengguna dari penyadapan. 

Percakapan yang dibuat pengguna di WhatsApp bakal dilindungi dengan enkripsi. 

Sistem End-to-End Encryption di WhatsApp memastikan pesan yang dibuat pengguna hanya bisa dilihat oleh penerimanya. 

Dengan adanya enkripsi, orang lain yang bukan sebagai penerima tidak akan bisa mengintip isi pesan pengguna.

Dikutip dari laman resmi WhatsApp, pihak WhatsApp bahkan tidak bisa melihat pesan pengguna yang dilindungi enkripsi.

Pihak WhatsApp mengeklaim, dengan sistem End-to-End Encryption, pesan, foto, video, rekaman suara, dokumen, panggilan suara, hingga WhatsApp status milik pengguna dijamin tidak akan jatuh ke tangan yang salah atau tidak disadap. 

Itulah fungsi Enkripsi End-to-End di WhatsApp yang bakal melindungi data dan percakapan pengguna dari penyadapan. 

Untuk menjalankan fungsi tersebut, lantas sebenarnya bagaimana cara kerja End-to-End Encryption di WhatsApp?

Baca juga: Per 1 Januari 2025, WhatsApp Tidak Bisa Digunakan di HP Android dan iPhone, Cek Daftarnya

Cara kerja End-to-End Encryption di WhatsApp 

Seperti yang disebutkan di atas, Whatsapp mengadopsi protokol enkripsi buatan Open Whisper System. 

Protokol enkripsi tersebut menghasilkan dua kunci yang berbeda, yakni kunci publik dan privat. 

Kunci tersebut dibuat dalam proses enkripsi ketika pengguna hendak mengirim pesan WhatsApp. 

Kunci privat adalah kunci yang dipegang pengguna, sedangkan kunci publik adalah kunci yang ditransfer ke pengguna melalui server pusat WhatsApp. 

Kunci publik berfungsi untuk mengenkripsi pesan yang akan dikirim. 

Jadi, sebelum pesan dikirim dan sampai ke server pusat, sistem End-to-End Encryption bakal mengunci atau mengenkripsi pesan itu terlebih dahulu. 

Dengan mekanisme ini, pesan atau percakapan yang dibuat pengguna tidak akan bisa diakses siapa pun, termasuk pihak WhatsApp. 

Baca juga: Cara Menghasilkan Duit dari Meta AI WhatsApp, Peluang Penghasilan Baru

Server pusat WhatsApp hanya akan menyimpan pesan yang telah dienkripsi. 

Pesan tersebut hanya bisa dibuka dengan kunci privat yang dipegang penerima. 

Dengan demikian, percakapan pengguna bakal aman dari penyadapan karena peretas harus memiliki kode enkripsi untuk membuka kunci. 

Pengguna bisa memastikan apakah pesan atau percakapannya dengan pengguna lain telah dilindungi Enkripsi End-to-End.

Caranya dengan mencocokan kode keamanan yang ada di WhatsApp milik pengguna dan pengguna lain. 

Kode keamanan ini terletak di halaman profil kontak pada ruang obrolan. 

Kode bakal berbentuk kode QR dan angka 60 digit. 

Kode ini bersifat unik untuk tiap obrolan dan bisa dibandingkan antara orang-orang di tiap obrolan. 

Kode keamanan dapat digunakan untuk memverifikasi bahwa pesan yang dikirim ke obrolan dienkripsi end-to-end. 

Kode ini hanya versi yang terlihat dari kode enkripsi khusus yang dibagikan antara pengguna dan kontak. 

Kode tersebut bukan kode enkripsi khusus yang sebenarnya karena kode yang sebenarnya selalu dirahasiakan. 

Untuk membandingkan kode ini, silakan buka halaman profil kontak pada ruang obrolan dan pilih opsi “Enkripsi”. 

Selanjutnya, pengguna bisa memindai kode keamanan berupa kode QR yang tampil di WhatsApp pengguna atau mencocokkan angka 60 digit. 

Jika sesuai, artinya percakapan pengguna dan pengguna lain telah dilindungi Enkripsi End-to-End. 

Itulah penjelasan mengenai cara kerja End-to-End Encryption di WhatsApp. 

Dengan adanya sistem keamanan ini, sebenarnya apakah whatsapp yang sudah terenkripsi End-to-End masih bisa disadap? 

Apakah WhatsApp bisa disadap? 

Untuk diketahui, Enkripsi End-to-End hanya melindungi percakapan, bukan akun pengguna. 

Penyadapan atau peretasan WhatsApp bisa terjadi saat orang lain berhasil mendapatkan data kredensial kode OTP (One Time Password). 

Sebagaimana cukup umum diketahui, kode OTP biasanya dikirim oleh sistem via SMS ke nomor telepon pengguna ketika hendak login akun WhatsApp. 

Kode OTP berfungsi untuk mengautentikasi akun sehingga pengguna bisa login ke WhatsApp. 

Bila kode OTP itu sampai diakses oleh orang lain maka akun WhatsApp pengguna bisa diretas, disadap, atau dikendalikannya. 

Untuk itu, pengguna perlu senantiasa waspada untuk tidak membagikan kode OTP agar tidak terkena penyadapan.

Baca juga: 27 HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per 1 Januari 2025

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Itu End-to-End Encryption di WhatsApp? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya"

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved