Berita Nasional Terkini

Puang Dirham, Eks Karutan Berau Bersinar Jabat Kalapas Nunukan, Sama Warga Binaan Buat Wisata Viral

Puang Dirham, mantan Karutan Berau bersinar saat menjabat Kalapas Nunukan. Bersama warga binaan, Puang Dirham berhasil membuat wisata viral di Nunukan

Penulis: Kun | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Kolase Tribun Kaltim
Puang Dirham, Kalapas Nunukan dan SAE Lanuka - Puang Dirham, mantan Karutan Berau bersinar saat menjabat Kalapas Nunukan. Bersama warga binaan, Puang Dirham berhasil membuat wisata viral di Nunukan 

TRIBUNKALTIM.COPuang Dirham, mantan Karutan Tanjung Redeb alias Berau semakin bersinar saat menjabat Kalapas Nunukan

Bersama warga binaan, Puang Dirham berhasil membuat wisata viral di Nunukan.

Adalah SAE Lanuka alias Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Nunukan yang belakangan viral di Nunukan, Kalimantan Utara.

Kehadiran wisata SAE Lanuka menyedot perhatian warga Nunukan, Kaltara.

Tak hanya dikenal sebagai pemimpin yang handal mengorganisasi insitusi yang dipimpin, Puang Dirham juga terkenal sebagai sosok pemimpin inovatif dan kaya ide-ide cemerlang.

Terbukti, pada momen liburan akhir tahun, ribuan pengunjung memadati Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Nunukan yang terletak di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Baca juga: TRC Disdukcapil Berau Telah Bergerak Cepat Memfasilitasi Dokumen Khusus saat Warga Tertimpa Musibah

SAE Lanuka menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan bagi masyarakat setempat dan wisatawan lokal hingga mancanegara untuk menikmati berbagai aktivitas agrowisata yang juga berfungsi sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan.

Sejak pagi hari, suasana di sekitar SAE Lapas Nunukan sudah dipenuhi oleh pengunjung yang datang bersama keluarga.

Mereka datang untuk menikmati berbagai fasilitas yang disediakan, seperti taman edukasi, area permainan anak, galeri kerajinan tangan yang dibuat oleh warga binaan hingga ikon utama tugu mandau raksasa.

Kepala Lapas Nunukan, Puang Dirham dalam keterangannya mengungkapkan bahwa keberadaan SAE Lanuka merupakan wadah pembinaan bagi warga binaan dan sarana re-integrasi sosial dan juga sebagai wujud implementasi dalam mewujudkan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“SAE Lanuka berperan penting sebagai implementasi dalam mewujudkan 13 Program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terutama dalam hal memperdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan serta dalam hal penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan program UMKM.” tutur Kalapas

Baca juga: Pemkab Berau Rencana Lakukan Lelang Dini Proyek Strategis, Diantaranya Pembangunan Turap Sambaliung

SAE Lanuka bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk berinteraksi dengan publik dalam suasana yang positif dan mendidik serta juga bermanfaat bagi warga binaan untuk memperoleh bekal ekonomi karena mendapatkan upah Premi berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 1999 pasal 29 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak WBP.

“Selain mendapatkan bekal kemandirian Setiap warga binaan yang bekerja dan mengikuti program pembinaan kemandirian akan mendapatkan upah atau premi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang akan masuk secara otomatis kepada rekening yang bersangkutan,” ungkapbya,

Total pengunjung SAE Lanuka pada libur Nataru ialah sebanyak 4.891 dengan total pendapatan sebesar Rp 36.077.000 yang terdiri dari HTM, pendapatan cafe, galeri kerajinan tangan WBP serta kolam renang yang baru di launching per 1 Januari 2025.

“Pada libur Nataru dengan total pengunjung 4.891 orang kami mendapatkan pendapatan sekitar Rp. 36.000.000 yang akan kami setorkan kepada negara melalui PNBP sebesar Rp. 4.509.000. kami juga membagikan upah atau premi kepada 42 warga sebesar Rp. 5.411.000 yang bekerja mengelola SAE Lanuka dibidang pertanian, peternakan dsb” tutup kalapas. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved