Berita Penajam Terkini

1000 Bibit Pohon Bakal Ditanam di Bendungan Babulu Penajam Paser Utara

Dengan demikian, diharapkan adanya pohon aren di sekitar bendungan dapat menjadi pendukung ketersediaan air bersih untuk warga PPU

Penulis: Martinus Wikan | Editor: Budi Susilo
HO/Pemkab PPU
Pj Bupati PPU, Zainal Arifin ikuti proses penanaman Bibit Aren dan Tabur Beni Nila di Bendungan Babulu. Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengatakan bahwa bibit tanaman aren tersebut disuplai dari persemaian Mentawir.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penjabat Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menanam pohon aren di sekitar Bendungan Babulu, Penajam Paser Utara. 

Untuk itu, ia meminta Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim untuk menyiapkan ratusan bibit pohon aren yang akan ditanam dalam waktu dekat. Akmal Malik mengatakan meski pertumbuhannya cukup lama, namun pohon aren mampu menyimpan air secara baik.

Dengan demikian, diharapkan adanya pohon aren di sekitar bendungan dapat menjadi pendukung ketersediaan air bersih untuk warga Penajam Paser Utara.

"Memang (pohon aren) tumbuhnya lama. Tapi dia sangat baik dalam menyimpan air. Memang prosesnya perlu waktu, tapi betapa bahagianya kita kalau 10-15 tahun ke depan pohon kita memberi manfaat bagi banyak orang," tegas Akmal Malik saat momen peresmian Bendungan yang berada di Desa Babulu Barat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Baca juga: Dishut Kaltim Siapkan 1000 Bibit Pohon untuk Ditanam di Bendungan Babulu PPU

Dikonfirmasi mengenai arahan tersebut, Kepala Dishut Kaltim, Joko Istanto mengatakan pihaknya telah menyanggupi.

Kebetulan, Pjs Bupati PPU yakni M. Zainal Arifin berasal dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yang mendukung penuh arahan Pj Akmal Malik tersebut. 

"Kita diminta mendistribusikan kurang lebih 1000 bibit. Jadi 500 bibi pohon aren, 500 sengon. Ada juga beberapa jenis tanaman lain," beber Joko Istanto saat dikonfirmasi TribunKaltim.co.

Ia menjelaskan lokasi penanaman akan dikoordinasikan dengan masyarakat sekitar dan kecamatan.

"Tapi fokusnya memang nanti di sekitar bendungan. Cuma ketentuan berapa jarak penanaman dari bendungan itu wewenang BWS (Balai Wilayah Sungai)," bebernya.

Meski permintaan tersebut cukup mendadak, namun lanjutnya, mereka tidak mendapat kendala dalam menyiapkan bibit sebab memang sudah siap untuk persemaian di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku.

"Bibit itu punya Kementerian Kehutanan. Kebetulan Bupati PPU (Zainal Arifin) dari KLHK jadi kita diminta distribusikan itu," katanya.

Baca juga: Pemkab Mahakam Ulu Siap Bantu Fasilitasi Bibit Pohon bagi Masyarakat

Nantinya setelah ditanam, Dishut Kaltim melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) yang berkantor di PPU bekerjasama dengan BWS akan melakukan perawatan untuk ratusan pohon tersebut.

"Aren tidak memerlukan perawatan khusus tetapi menghasilkan. Kalau membawa manfaat masyarakat sekitar pasti akan merawat," pungkasnya.

Untuk diektahui, Bendungan Babulu telah diresmikan oleh Pj Akmal Malik pada Sabtu, 21 Desember 2024 lalu.

Bendungan seluas 4,3 hektare itu dirancang untuk mampu menghasilkan air bersih 5-10 liter per detik.

Baca juga: Kukar Tanam 2,4 Juta Bibit Pohon, Pulihkan Alam yang Rusak

Tidak hanya untuk mengatasi persoalan kebutuhan air bersih, bendungan yang direhabilisi menggunakan APBD murni Kaltim itu diharapkan mampu mengairi 350 hektare lahan pertanian warga PPU. (ave)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved