Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional Terkini

Mi Ayam Atik Magelang dengan Harga Terjangkau, Seporsi Dibanderol Rp2 Ribu

Sajian mi ayam biasanya dibanderol dengan harga di atas Rp10.000 per porsi. Namun lain halnya dengan sajian mi ayam di Magelang.

|
TRIBUN JOGJA/YUWANTORO WINDUAJIE
MI AYAM - Sajian mi ayam Rp 2.000 di Magelang. Di Magelang, seorang perempuan bernama Ngatiem menawarkan sajian mi ayam seharga Rp 2.000 per porsi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sajian mi ayam biasanya dibanderol dengan harga di atas Rp10.000 per porsi.
Namun lain halnya dengan sajian mi ayam di Magelang.

Di Dusun Karanglo, Desa Glagahombo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, seorang perempuan bernama Ngatiem (37) atau akrab disapa Atik, menawarkan sajian yang terkesan mustahil di zaman sekarang.

Sajian itu adalah semangkuk mi ayam seharga Rp2.000. 

Selain mi ayam Rp2.000 yang menjadi andalannya, Atik juga menjajakan bakso kerikil seharga Rp3.000 per mangkok.

Porsi hidangan murah yang disajikan memang tergolong sedikit, sehingga kedua menu tersebut dapat menjadi pilihan pas untuk sarapan. 

Baca juga: Wisata Kuliner Balikpapan, Salmon Lodeh ala Resto Watu Beach Lamaru Cita Rasa Tradisional

Baca juga: Sajian Fusion Food di Balikpapan, Kuliner Western dan Tradisional Diusung di Resto Watu Beach Lamaru

Namun jika dirasa kurang, pelanggan dapat memesan porsi yang lebih besar dengan harga Rp5.000 hingga Rp6.000.

Atik sengaja menjual mi ayamnya dengan harga murah, agar masyarakat, terutama anak-anak dapat membeli mi ayam dengan harga terjangkau. 

"Dulu sengaja dipatok harga Rp2.000 agar anak-anak bisa beli juga," ungkap Atik ditemui di warungnya beberapa waktu lalu.

Sudah enam tahun Atik konsisten menjalankan usaha ini. 

Dari pagi hingga malam tepatnya pukul 10.00-21.00 WIB, ia kadang dibantu suaminya yang juga bekerja sebagai kuli bangunan dan tukang pijat.

Ramainya pelanggan biasanya datang saat jam makan siang, sementara pada hari libur, jumlah pengunjung biasanya semakin membludak.

Atik melayani semua kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, mahasiswa, hingga warga setempat. 

Banyak juga pelanggan baru yang penasaran setelah mendengar cerita mi ayam yang harganya kelewat murah itu.

Pembelinya mayoritas berasal dari wilayah Magelang. Juga ada dari luar provinsi seperti DI Yogyakarta.

“Setiap hari pasti ada orang yang heran, kok bisa murah banget. Kalau ditanya rugi, ya nggak. Alhamdulillah, rezekinya cukup saja,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved