Rabu, 22 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Dukung Program MBG, Kepala Sekolah SDN 001 Ujoh Bilang Mahulu Soroti Tingginya Harga Bahan Makanan

Program tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan siswa di daerah terpencil

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani
Kepala Sekolah SDN 001 Ujoh Bilang, Florentina. 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Kepala Sekolah SDN 001 Ujoh Bilang, Florentina, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. 

Program tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan siswa di daerah terpencil seperti Mahakam Ulu (Mahulu).

"Baik, kalau memang ada anggaran dari pemerintah untuk makan bergizi ini, kami SDN 001 Bilang siap untuk melaksanakan," katanya saat ditemui di sekolahnya pada Selasa (7/1/2025).

Baca juga: Kakao Mahulu Kaltim Menuju Panggung Dunia, Pemerintah Minta BUMK Ekspor Hasil Petani Mahakam Ulu

Namun, Ia juga mengungkapkan tantangan utama dalam implementasi program ini di wilayah terpencil seperti Mahulu, yaitu tingginya harga bahan makanan. 

Ia menyoroti bahwa harga bahan pangan di daerahnya jauh lebih mahal dibandingkan daerah perkotaan.

"Berbeda sekali harga dari daerah perkotaan, karena di sini memang daerah terpencil, jadi bahan-bahan sembako, bahan-bahan untuk makanan itu sangat mahal," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada penyesuaian anggaran pemerintah sesuai dengan kondisi lokal. 

Hal ini, menurutnya, penting agar program MBG dapat memberikan manfaat maksimal bagi siswa-siswa di Mahulu.

"Kami sangat mengharapkan penyesuaian nilainya, karena di sini untuk Mahulu, untuk makanan itu harganya cukup mahal," ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya program MBG untuk meringankan beban orang tua siswa di Mahulu, yang sebagian besar menghadapi kesulitan ekonomi. 

Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar dan mendukung pertumbuhan fisik mereka.

"Anak-anak di sini membutuhkan asupan bergizi, terutama karena mereka sering menghadapi jarak tempuh yang jauh ke sekolah. Program seperti ini sangat membantu untuk menjaga kesehatan dan konsentrasi mereka," ujarnya.

Lebih jauh, Ia berharap pemerintah melibatkan pihak sekolah dalam menentukan menu makanan yang sesuai dengan kebutuhan lokal. 

Menurutnya, pendekatan ini akan mempermudah pelaksanaan program sekaligus memastikan kebutuhan gizi siswa terpenuhi.

"Kami mendukung penuh program ini karena manfaatnya sangat besar untuk kesehatan dan pendidikan siswa.

Jika anggaran dan logistiknya mendukung, kami siap menjalankan program ini dengan maksimal," imbuhnya.

Dengan adanya dukungan dari pihak sekolah dan harapan akan perhatian lebih dari pemerintah, program MBG di Mahulu diharapkan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan gizi di daerah terpencil sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak-anak. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved