Berita Bontang Terkini
DPRD Tetapkan Neni-Agus jadi Walikota dan Wawali Bontang, Transisi Kepemimpinan Dimulai
DPRD Kota Bontang resmi menetapkan pasangan Neni Moerniaeni dan Agus Haris sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bontang
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – DPRD Kota Bontang resmi menetapkan pasangan Neni Moerniaeni dan Agus Haris sebagai Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Bontang periode 2025-2030.
Penetapan ini berlangsung dalam sidang paripurna di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (16/1/2025) malam.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyampaikan bahwa hasil penetapan ini akan segera dikirim ke Gubernur Kalimantan Timur sebagai perwakilan Kementerian Dalam Negeri untuk proses administrasi pelantikan.
“Setelah penetapan ini, langkah berikutnya adalah mengirim hasil keputusan ke Gubernur sebagai dasar penerbitan SK pelantikan," jelas Andi Faiz.
Baca juga: KPU Sahkan Neni Moerniaeni dan Agus Haris Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Terpilih
Pasangan kepala daerah terpilih diwakili Agus Haris dalam sidang tersebut. Sementara, Neni Moerniaeni dikabarkan tengah berada di luar daerah.
Transisi Kepemimpinan Dimulai
Dengan penetapan ini, persiapan transisi kepemimpinan dari Basri Rase dan Najirah kepada Neni-Agus mulai dipersiapkan.
DPRD Bontang bersama Pemerintah Kota Bontang dijadwalkan membentuk tim transisi yang akan memfasilitasi perpindahan pemerintahan secara tertib dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, Abdu Safa Muha, yang hadir mewakili Pemkot, menyatakan pihaknya siap mendukung proses transisi ini agar berjalan lancar.
“Koordinasi antara pemerintahan saat ini dan yang baru akan kami pastikan berjalan dengan baik demi kesinambungan program yang sudah berjalan,” ujarnya.
Baca juga: Debat Pilkada Bontang 2024, Neni-Agus Paparkan Misi Wujudkan Kota Bontang Sebagai Kota Jasa Industri
Sementara itu Wakil Walikota terpilih, Agus Haris, menegaskan bahwa setelah pelantikan, pihaknya akan langsung fokus pada program prioritas.
"Setelah dilantik, kami akan tancap gas melakukan pembenahan, khususnya di bidang pelayanan publik dan infrastruktur," tegas Agus Haris.
Pada Pilkada 2024 lalu, pasangan Neni-Agus yang mengusung nomor urut 4 meraih 41.081 suara, unggul dari pasangan petahana Basri Rase-Chusnul Dhihin serta Najirah-Muhammad Aswar dan Sutomo Jabir-Nasrullah. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.