Berita Nasional Terkini
Wisma Habibie Ainun Punya Perpustakaan Berisi 5 Ribu Buku
Wisma Habibie Ainun yang berada di Jalan Patra Kuningan XIII No. 3, 5, dan 7 itu juga bisa digunakan untuk untuk aktivitas program, tempat acara dan p
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Wisma Habibie Ainun yang berada di Jalan Patra Kuningan XIII No. 3, 5, dan 7 itu juga bisa digunakan untuk untuk aktivitas program, tempat acara dan pameran.
Semua ini dijalankan atas amanat keluarga besar Habibie untuk memastikan rumah ini bermanfaat bagi rakyat Indonesia.
Di Wisma Habibie Ainun, pengunjung akan diajak menjelajahi ruangan-ruangan bersejarah. Salah satu yang menarik adalah Ruang Pendopo, yang dulu merupakan lapangan tenis sebelum diubah pada tahun 1992.
Ruang ini bernuansa Jawa dengan ornamen kayu dan kaca, mencerminkan kecintaan Ainun pada budaya tradisional.
Di ruang ini, banyak momen penting terjadi, seperti perumusan alih kekuasaan sebelum Habibie dilantik menjadi presiden. Ada juga lemari penghargaan yang memajang berbagai lencana tanda jasa yang diterima Habibie dan Ainun sepanjang hidup mereka.
Baca juga: Telan Anggaran Rp61 Miliar, Begini Progres Pembangunan Pendopo Bupati Paser
Ada juga Ruang Persemayaman, tempat Habibie dan Ainun disemayamkan sebelum dimakamkan. Ruangan ini tidak boleh dimasuki. Tetapi tetap bisa dilihat untuk menjaga keaslian dan nilai sejarahnya.
Wisma Habibie Ainun juga menggambarkan keberagaman budaya dan agama Indonesia. Di Ruang Bhineka Tunggal Ika, pengunjung bisa melihat panel-panel budaya yang menampilkan simbol dari lima pulau besar di Indonesia, seperti Kapal Pinisi dari Sulawesi dan Rumah Gadang dari Sumatera.
Ada juga panel-panel keagamaan yang menampilkan Masjid Baiturrahman, Gereja Blenduk, hingga ornamen Hindu-Buddha, yang menunjukkan harmoni antarumat beragama di Indonesia.
Perpustakaan di Wisma Habibie Ainun memiliki sekitar 5.000 buku bertema budaya. Meski Habibie dikenal sebagai teknokrat, koleksi di perpustakaan ini lebih banyak berkaitan dengan seni dan budaya.
Di sini juga terdapat miniatur pesawat buatan Habibie seperti N250 dan CN235, serta lukisan potret Habibie dan Ainun karya seniman Basuki Abdullah.
Perpustakaan ini diresmikan pada 11 Agustus 2009, yang ternyata menjadi ulang tahun terakhir Hasri Ainun sebelum wafat.
Baca juga: Pengerjaan Pendopo Bupati Ditargetkan Selesai Desember, Bakal jadi Kado HUT Paser
Tur berakhir di Taman Intelektual, area terbuka yang penuh dengan patung-patung inspiratif seperti “The Thinker” karya Rodin, patung Ganesha, dan Bodhisattva.
Taman ini juga sering digunakan Habibie untuk berjalan santai sambil merenung. Di taman ini, pengunjung juga akan melihat banyak tanaman yang menjadi favorit Ainun. Suasana rindang dan tenang di sini benar-benar mencerminkan kehidupan keluarga Habibie yang sederhana dan penuh cinta. (kompas.com)
| Sosok Ki Bedil yang Diamankan Bareskrim terkait Peredaran Senpi Ilegal, sudah 20 Tahun Beroperasi |
|
|---|
| Daftar Long Weekend dan Libur di Kalender Mei 2026, Ada Cuti Bersama Idul Adha 1447 H Juga |
|
|---|
| Awal Mula Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan Tantang Dedi Mulyadi Perbaiki Jalan Rusak di Kalbar |
|
|---|
| Mahfud MD Singgung Kesenjangan Kepemimpinan Prabowo dengan Gagasannya di Buku Paradoks Indonesia |
|
|---|
| Alasan STNK Harus Diblokir Setelah Kendaraan Dijual, Ini Penjelasan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/WISMA-HABIBIE-AINUN1.jpg)