Berita Nasional Terkini
Terjawab Kenapa Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Didemo Pegawai, Ini Penyebabnya
Terjawab sudah kenapa Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo pegawai, ini alasannya.
TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab sudah kenapa Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Menteri Dikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo pegawai, ini alasannya.
Ulasan seputar kenapa Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Menteri Dikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo pegawai kini mengemuka.
Baru menjabat 100 hari atau sekitar 3 bulan, Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Diberitakan sebelumnya, puluhan pegawai Kemendiktisaintek menggelar aksi demonstrasi mengecam dugaan pemecatan pegawai kementerian di depan Kantor Kemendiktisaintek, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025).
Baca juga: Kemendiktisaintek Didemo Pegawainya Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri
Mereka mendemo Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Ini profil Satryo Soemantri Brodjonegoro yang didemo karena dugaan pecat pegawai.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Satryo Soemantri Brodjonegoro menjadi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Kabinet Merah Putih sejak 20 Oktober 2024.
Satryo Soemantri Brodjonegoro Didemo Pegawai
Dalam aksi tersebut, para pegawai menggunakan pakaian berwarna hitam dan membentangkan spanduk protes Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.
"Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri," tulis spanduk aksi tersebut.
Ketua Paguyuban Pegawai Ditjen Dikti, Suwitno, mengatakan selama ini prosedur mutasi jabatan di Kemendiktisaintek dilakukan secara tidak sesuai prosedur.
"Perubahan kementerian kalau soal pergantian jabatan pimpinan itu hal yang biasa. Tapi dengan cara-cara yang tidak elegan, cara-cara tidak fair, cara-cara juga tidak sesuai prosedur," ujar Suwitno.

Salah satu puncak dari kekecewaan pegawai Kemendiktisaintek, adalah pemecatan salah satu pegawai di bagian rumah tangga Kemendiktisaintek.
Suwitno mengatakan seharusnya proses pendisiplinan pegawai dilakukan secara prosedural.
"Kalau pegawai melakukan kesalahan, itu kan bisa ditindaklanjuti dengan penjatuhan hukuman disiplin. Tapi harus jelas prosedurnya, ini tidak dilakukan sama sekali," kata Suwitno, seperti dilansir Tribunnews.com di artikel berjudul Profil Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Dikti Saintek yang Didemo Pegawai.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.