Berita Mahulu Terkini
2 Daerah di Mahakam Ulu Kaltim Bisa Nikmati Sinyal Internet Satelit Starlink
Penyediaan internet berbasis satelit Starlink mulai menggeliat di Kampung Data Naha, Kecamatan Long Pahangai, dan beberapa kampung di Mahulu, Kaltim
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Penyediaan internet berbasis satelit Starlink mulai menggeliat di Kampung Data Naha, Kecamatan Long Pahangai, dan beberapa kampung lainnya di Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur.
Pemerintah kampung dan penyedia jasa swasta berlomba-lomba menyediakan koneksi internet dengan harga bervariasi, menjangkau kebutuhan warga di perbatasan Mahakam Ulu.
“Tahun ini, kami sudah anggarkan dari pemerintah kampung untuk penyediaan internet. Sementara, difokuskan untuk kebutuhan kantor dulu, tapi ke depan bisa juga dibagi untuk warga,” kata Petinggi Kampung Data Naha, Alexius Lejiu Ding, Kamis (23/1/2025).
Baca juga: Internet Starlink Ubah Gaya Hidup Warga Perbatasan: Transaksi Digital dan Jual Beli Online Jadi Tren
Penyediaan internet di kampung ini telah memberikan manfaat signifikan, khususnya untuk menunjang kegiatan pemerintahan dan komunikasi warga.
Namun, Ia mengakui bahwa kebutuhan warga untuk akses internet semakin tinggi.
“Internet kini menjadi kebutuhan dasar. Banyak warga yang mulai memanfaatkan teknologi untuk keperluan usaha dan komunikasi,” ucapnya.
Di Long Apari, beberapa penyedia jasa swasta menawarkan paket internet berbasis Starlink dengan berbagai pilihan harga.
“Ada paket per jam, per hari, atau berdasarkan kuota. Harganya bervariasi, mulai dari Rp5.000 per jam hingga Rp450.000 untuk paket bulanan,” tambahnya.
Baca juga: Warga yang Tinggal di IKN Kaltim Takkan Bisa Mengakses Situs Dewasa dan Judi Online Via Starlink
Kampung Tiong Bu’u, misalnya, menjadi salah satu yang aktif memanfaatkan internet berbasis Starlink di Mahakam Ulu.
“Paket per gigabyte di sana mulai Rp15.000 hingga Rp30.000. Meski terbilang mahal, warga tetap antusias karena manfaatnya besar,” tuturnya.
Menurutnya, tantangan utama adalah memastikan akses internet tetap terjangkau.
"Kami ingin membuat program subsidi agar warga bisa mendapatkan layanan ini dengan harga yang lebih murah, terutama untuk kebutuhan pendidikan dan komunikasi,” sebutnya.
Dengan langkah-langkah ini, dia berharap digitalisasi di perbatasan Mahakam Ulu semakin maju.
“Internet adalah jembatan menuju masa depan yang lebih baik bagi kampung-kampung di Long Pahangai dan Long Apari,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250125_Starlink-di-Mahakam-Ulu.jpg)