Berita Samarinda Terkini
820 Rumah di Bengkuring Samarinda Terendam Banjir hingga 1,2 Meter, Warga Enggan Ngungsi
Hujan deras kembali mengguyur Kota Samarinda, Selasa (28/1/2025), khususnya warga seputaran Perumahan Bengkuring semakin was-was
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hujan deras kembali mengguyur Kota Samarinda, Selasa (28/1/2025).
Kondisi ini membuat masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya seputaran Perumahan Bengkuring semakin was-was.
Pasalnya sejak pintu Bendungan Lempake dibuka ketinggian air di kawasan tersebut semakin meningkat.
Sampai saat ini dari pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda ketinggian air di wilayah tersebut variatif dari 20 centimeter hingga 1,2 meter.
Baca juga: Parkir Sembarangan di Tempat Wisata Theme Park Samarinda, Dishub Gembok dan Gembosi 6 Mobil
Sebanyak 820 rumah dari 846 Kepala Keluarga (KK) di 22 RT, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara dengan 2.203 jiwa terdampak banjir yang terus mengalami peningkatan debit air sejak Senin (27/1) malam tersebut.
Dari pantauan Tribunkaltim.co di lapangan sejumlah warga masih bertahan di kediaman mereka meski akses keluar masuk rumah sangat terbatas.
Sejumlah pelaku usaha masih membuka toko kelontong ataupun warung makan milik mereka sambil menghalau masuknya air menggunakan pasir karungan di depan rumah masing-masing.
Kendati demikian sudah ada sejumlah warga yang memilih untuk mengungsi ke tenda darurat ataupun ke rumah keluarga yang lebih aman.
"Kami enggak mengungsi karena listrik masih ngalir, Masih ada lantai dua juga tempat kami sementara bertahan," ujar Welsi (39), salah satu warga terdampak banjir di Jalan Kesetela III.
Hingga petang ini sejumlah perahu karet milik BPBD, Dinsos dan relawan se Kota Samarinda bersiaga di posko utama yang berlokasi di Kantor Kelurahan Sempaja Timur.
Perahu-perahu tersebut disiagakan untuk mengantarkan makanan ataupun mengevakuasi warga yang ingin mengungsi.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso menyebutkan berdasarkan update terbaru Tinggi Muka Air (TMA) Bendungan Lempake kini masih berada di angka waspada yakni 8.07 meter.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan dengan Badan Wilayah Sungai (BSW) untuk memantau elevasi atau ketinggiam air bendungan.
"Meski waspada namun dari data kami banjir kali ini mengalami penurunan hingga 40 centimeter dibanding 2021 lalu," sebutnya.
"Hujan masih terus turun. Kami imbau masyarakat untuk waspada bencana banjir, longsor dan pohon tumbang," pungkasnya.(*)
| Lelang Kendaraan Dinas Pemkot Samarinda Lampaui Ekspektasi, Aset “Tak Layak Pakai” Hasilkan PAD |
|
|---|
| Samarinda Siapkan Konektivitas IKN, Usulkan Jalan hingga Wisata Terintegrasi |
|
|---|
| SDN 008 Palaran dan SDN 002 Samarinda Kampiun Sepakbola Putri Junior Milklife Soccer Challenge |
|
|---|
| Walikota Samarinda Andi Harun Imbau Warga Hemat BBM Usai Kenaikan Harga Non-Subsidi |
|
|---|
| Lapas Narkotika Samarinda Komitmen Zero HALINAR hingga Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250128_BANJIR-DI-BENGKURING.jpg)