Rabu, 29 April 2026

Berita Samarinda Terkini

820 Rumah di Bengkuring Samarinda Terendam Banjir hingga 1,2 Meter, Warga Enggan Ngungsi

Hujan deras kembali mengguyur Kota Samarinda, Selasa (28/1/2025), khususnya warga seputaran Perumahan Bengkuring semakin was-was

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Nur Pratama
Tribunkaltim.co/Rita Lavenia
BANJIR - Kondisi terkini banjir di wilayah Bengkuring, Kota Samarinda. Sejumlah warga masih memilih bertahan di kediaman mereka, Selasa (28/1/2025). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hujan deras kembali mengguyur Kota Samarinda, Selasa (28/1/2025).

Kondisi ini membuat masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya seputaran Perumahan Bengkuring semakin was-was.

Pasalnya sejak pintu Bendungan Lempake dibuka ketinggian air di kawasan tersebut semakin meningkat.

Sampai saat ini dari pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda ketinggian air di wilayah tersebut variatif dari 20 centimeter hingga 1,2 meter.

Baca juga: Parkir Sembarangan di Tempat Wisata Theme Park Samarinda, Dishub Gembok dan Gembosi 6 Mobil

Sebanyak 820 rumah dari 846 Kepala Keluarga (KK) di 22 RT, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara dengan 2.203 jiwa terdampak banjir yang terus mengalami peningkatan debit air sejak Senin (27/1) malam tersebut.

Dari pantauan Tribunkaltim.co di lapangan sejumlah warga masih bertahan di kediaman mereka meski akses keluar masuk rumah sangat terbatas.

Sejumlah pelaku usaha masih membuka toko kelontong ataupun warung makan milik mereka sambil menghalau masuknya air menggunakan pasir karungan di depan rumah masing-masing.

Kendati demikian sudah ada sejumlah warga yang memilih untuk mengungsi ke tenda darurat ataupun ke rumah keluarga yang lebih aman.

"Kami enggak mengungsi karena listrik masih ngalir, Masih ada lantai dua juga tempat kami sementara bertahan," ujar Welsi (39), salah satu warga terdampak banjir di Jalan Kesetela III.

Hingga petang ini sejumlah perahu karet milik BPBD, Dinsos dan relawan se Kota Samarinda bersiaga di posko utama yang berlokasi di Kantor Kelurahan Sempaja Timur.

Perahu-perahu tersebut disiagakan untuk mengantarkan makanan ataupun mengevakuasi warga yang ingin mengungsi.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso menyebutkan berdasarkan update terbaru Tinggi Muka Air (TMA) Bendungan Lempake kini masih berada di angka waspada yakni 8.07 meter.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan dengan Badan Wilayah Sungai (BSW) untuk memantau elevasi atau ketinggiam air bendungan.

"Meski waspada namun dari data kami banjir kali ini mengalami penurunan hingga 40 centimeter dibanding 2021 lalu," sebutnya.

"Hujan masih terus turun. Kami imbau masyarakat untuk waspada bencana banjir, longsor dan pohon tumbang," pungkasnya.(*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved