Jumat, 10 April 2026

Berita Berau Terkini

Personel Damkar Masih Sangat Kurang, Ini Saran Komisi I DPRD Berau

Jumlah personel Damkar di BPBD Berau masih sangat kurang untuk melakukan pemadaman saat kebakaran

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
ILUSTRASI- kebakaran yang terjadi di Kabupaten Berau. BPBD Berau kekurangan personel Damkar sehingga menghambat memadamkan api.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Petugas pemadam kebakaran (damkar) dikeluhkan, terlebih ketika terjadi kebakaran berturut-turut terjadi di Kabupaten Berau. 

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin menyoroti minimnya jumlah personel Damkar di BPBD Berau. A

palagi permasalahan ini sudah sering terjadi sejak beberapa tahun lalu.

“Karena adanya aturan dari pusat, daerah tidak bisa merealisasikan terkait dengan penambahan personel,” ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (28/1/2025).

Menurut mantan kepala BPBD Berau itu, sejak di bawah kepemimpinannya, kekurangan personel menjadi kendala saat melakukan pemadaman jika terjadi kebakaran pemukiman.

Baca juga: Personel Damkar Berau Baru 9 Terverifikasi Level 1

Padahal, tahun 2023 lalu sempat ada wacana untuk menambah personel sebanyak 15 orang.

Tetapi, seiring berjalannya waktu pemerintah pusat melarang untuk pengangkatan pegawai ataupun honorer.

“Anggaran sudah ada dan disetujui oleh DPRD Berau, setelah semuanya tersedia, ternyata ada aturan baru yang mengakibatkan hal tersebut tak terealisasi,” jelasnya.

Dengan situasi saat ini, seharusnya Pemkab Berau diminta bisa memperjuangkan langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membahas terkait dengan hal ini.

“Karena setahu saja memang untuk satu unit damkar itu idealnya diisi sebanyak enam hingga delapan personel. Tetapi, untuk saat ini hanya diisi tiga sampai empat personel saja,” sebutnya.

Ia menilai, harusnya ada pengecualian. Pasalnya, BPBD berbeda dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

Baca juga: BREAKING NEWS 16 Kontrakan Ludes Terbakar, Damkar Berau Terus Upayakan Pemadaman

Karena, mereka ini bekerja dituntun dengan kecaman dalam mengendalikan suatu musibah.

“Harus ada pengecualian, seharusnya Pemkab Berau dapat mendukung dan mencari solusi untuk menghadapi permasalahan ini,” tutupnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved