Imlek 2025
Terbaru 2025! Terjawab Sudah Kenapa Setiap Imlek Selalu Hujan? Cek Arti Versi Tokoh dan Kata BMKG
Cek kenapa setiap Imlek selalu hujan? cek artinya atau arti hujan saat Imlek versi Tokoh dan penjelasan BMKG 2025 soal mengapa Imlek selalu hujan.
TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab sudah kenapa setiap Imlek selalu hujan? cek artinya atau arti hujan saat Imlek versi Tokoh dan penjelasan BMKG 2025 soal mengapa Imlek selalu hujan.
BMKG da tokoh ternyata punya pendapat sendiri seputar kenapa setiap Imlek selalu hujan atau mengapa Imlek selalu hujan, cek juga artinya atau arti hujan saat Imlek.
Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili jatuh pada Rabu (29/1/2025).
Selama ini, perayaan hari raya yang penting bagi umat Khonghucu dan masyarakat Tionghoa itu kerap dikaitkan dengan hujan.
Baca juga: 35 Ucapan Imlek 2025 Bahasa Mandarin Lengkap Artinya, Angpao Na Lai hingga Gong Xi Fa Cai
Hujan yang turun saat Tahun Baru Imlek pun diyakini akan membawa keberkahan dan keberuntungan yang melimpah.
Budayawan Tionghoa Cirebon, Jeremy Huang Wijaya, bahkan pernah mengatakan hujan di hari Tahun Baru Imlek sebagai pertanda keberuntungan yang melimpah bukanlah sebuah mitos, melainkan nyata.
Menurut dia, Imlek adalah perayaan menyambut musim semi di mana air hujan sangat dibutuhkan untuk tanaman.
“Imlek adalah masa awal musim tanam. Ketika bibit ditanam membutuhkan hujan untuk menyuburkan tanah. Jika suatu kota ada hujan, maka kota itu dapat banyak rezeki karena (hujan) menyuburkan tanah pertanian,” kata Jeremy, dikutip dari Kompas.id.
Fenomena hujan di perayaan Tahun Baru Imlek bagaimanapun juga bisa dijelaskan secara ilmiah.
Lantas, kenapa Imlek selalu hujan?
Penjelasan BMKG soal Tahun Baru Imlek selalu hujan
Masih dari sumber yang sama, Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Guswanto mengatakan, sistem penanggalan Imlek menggunakan kalender lunar-solar, yakni menggabungkan antara kalender Matahari dan Bulan.
Penggabungan kalender ini membuat perayaan Tahun Baru Imlek selalu jatuh di bulan Januari-Februari.
Pada bulan Januari-Februari inilah sebagian wilayah Indonesia tengah mengalami puncak musim hujan.
Sementara itu, Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Ida Pramuwardani menyampaikan, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa hujan saat Tahun Baru Imlek berkaitan dengan perayaan itu sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250126_Warga-Samarinda-Defi-Yaulanda.jpg)