Rabu, 20 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Daging Kepiting Punya Manfaat Baik untuk Tubuh, Dipercaya Kurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Daging kepiting punya manfaat baik untuk tubuh, dipercaya kurangi risiko penyakit Alzheimer.

Tayang:
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Diah Anggraeni
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
MANFAAT KEPITING - Konsumsi daging kepiting yang mengandung nutrisi tinggi bermanfaat baik untuk kesehatan. Salah satu kandungan kepiting adalah vitamin B12 dan asam lemak omega-3 yang membantu mencegah penurunan kognitif terkait usia di otak, menurunkan risiko terkena penyakit neurodegeneratif, seperti alzheimer. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Makan kepiting memiliki beberapa manfaat kesehatan yang meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Kepiting kaya akan nutrisi, termasuk protein, asam lemak omega-3, dan vitamin penting.

Semua nutrisi ini mendukung banyak aspek kesehatan. 

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Hermina Samarinda, dr. Benedicta Afianti I.,SpGK, menyebut kepiting merupakan sumber protein yang baik. 

Protein merupakan zat gizi makro yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan otot.

Tubuh membutuhkan 0,9 gram protein per kg berat badan. Kepiting mengandung hingga 20 gram protein per porsi. 

Kualitas protein daging kepiting sebanding dengan ikan bersirip karena kadar asam amino bebasnya lebih tinggi.

Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Kepiting di Balikpapan, Enak dan Tempatnya Nyaman, Wajib Dicoba

Dagingnya sangat mudah dicerna, karena tidak memiliki jaringan ikat, dan direkomendasikan untuk orang-orang dari segala usia termasuk lansia. 

Berbeda dengan daging tertentu lainnya, kepiting mengandung protein tinggi dan rendah lemak jenuh.

Oleh karena itu, kepiting merupakan pilihan yang sehat. 

Salah satu manfaat utama mengonsumsi kepiting adalah dampak baiknya terhadap kesehatan jantung.

Kepiting memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi dan sedikit lemak jenuh.

Asam lemak omega-3 rantai panjang pada daging kepiting lebih bermanfaat bagi kesehatan, karena dapat langsung digunakan, dibandingkan dengan asam lemak rantai pendek yang ditemukan dalam minyak olahan.

Selain memiliki sifat anti-inflamasi, asam lemak omega-3 mengurangi risiko serangan jantung dan stroke dengan mencegah pembentukan lipoprotein densitas rendah (LDL), atau kolesterol "jahat" agar tidak menempel pada dinding arteri. 

Kepiting memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Zat besi adalah mineral yang membantu perkembangan sel darah merah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved