Jumat, 10 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Libur Ramadan Disesuaikan Kalender Pendidikan Daerah, Disdikbud Mahulu: Jam Belajar Tak Berkurang

Libur Ramadan disesuaikan kalender pendidikan daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mahakam Ulu mengatakan bahwa jam belajar tak berkurang.

Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Kristiani Tandi Rani
LIBUR RAMADAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Samson Batang saat ditemui beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa kebijakan libur Ramadan akan menyesuaikan kalender pendidikan daerah. (TRIBUNKALTIM.CO/KRISTIANI TANDI RANI) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) bakal menyesuaikan kalender pendidikan daerah terkait kebijakan libur Ramadan.

Kepala Disdikbud Mahulu, Samson Batang menegaskan, libur Ramadan akan dikurangi dan dialihkan ke libur Natal, menyesuaikan dengan mayoritas penduduk yang beragama Kristen.

"Ya, itu kan memang betul, ini ada ditentukan oleh daerah masing-masing," katanya, Minggu (2/2/2025). 

Saat dimintai tanggapan mengenai Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 yang mengatur pembelajaran selama Ramadan, ia mengatakan bahwa kalender pendidikan di Mahulu sudah disusun sejak 2024 dengan mempertimbangkan karakteristik daerah.

"Kalau di Mahulu kan sudah ada ini, kalender pendidikan itu sudah berlaku," tuturnya.

Baca juga: Viral! Suami di Mahulu Dikira Hilang Saat Berburu Ternyata ke Bali, Reza Arap Ikut Soroti Kasus Ini

Ia menjelaskan bahwa pengurangan libur Ramadan tidak berarti pengurangan jam belajar siswa.

"Liburan Ramadan itu dikurangi dan liburan Natal ditambah, tapi tidak mengurangi jam belajarnya," ucapnya.

Sebagai gantinya, waktu belajar hanya dialihkan sesuai kebutuhan daerah.

"Cuma dialihkan ini waktu, memang ada di edaran itu ya, nanti kita menyesuaikan juga dengan ini," sebutnya.

Baca juga: Viral, Kisah Suami Dikira Hilang Ternyata Pergi ke Bali, Kadisdikbud Mahulu akan Panggil Pegawainya

Ia juga menegaskan bahwa selama bulan Ramadan, kegiatan belajar tetap berlangsung dengan penyesuaian jadwal.

"Ya, memang ada awal dengan akhir liburnya itu. Tapi selama bulan Ramadan itu, tetap ini, ada waktu yang tetap masuk sekolah," jelasnya.

Kebijakan ini diambil agar sistem pendidikan di Mahulu tetap berjalan efektif tanpa mengesampingkan keberagaman masyarakat setempat.

"Dia dari 2024 sampai 2025 memang menyesuaikan dengan keadaan daerah," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved