Berita Bontang Terkini
Kelakar Walikota Basri Rase soal Bawaslu Bontang: Dipanggil Lagi, Tandanya jadi Calon Lagi
Walikota Bontang Basri Rase, berbicara santai dan penuh humor saat memberikan sambutan dalam peresmian delapan gedung
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Walikota Bontang Basri Rase, berbicara santai dan penuh humor saat memberikan sambutan dalam peresmian delapan gedung perkantoran di Lapangan HOP I, Kelurahan Satimpo, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (5/2/2025) pagi.
Di tengah suasana penuh keakraban itu, Basri Rase membagikan pengalaman pribadinya selama mengikuti dinamika politik, khususnya saat berurusan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Pilkada sebelumnya.
Momentum hadir saat ia melihat kantor Bawaslu yang baru dari kejauhan.
Ia mengingat kembali momen-momen di Pilkada, ketika itu, dirinya kerap dipanggil hadir ke Kantor Bawaslu lama di Jalan S Parman, Bontang Barat, untuk memberikan keterangan atas berbagai laporan yang masuk.
Baca juga: Basri Rase Tekankan Pentingnya Kolaborasi Perusahaan dan Pemerintah untuk Kemajuan Bontang
“Banyak kenangan di kantor Bawaslu lama. Hampir setiap hari saya ke sana. Dilaporkan ini, dilaporkan itu, macam-macam lah. Tapi begitulah dinamika politik. Santai saja,” kata pria kelahiran tahun 1972 itu sambil tertawa.
Walikota Basri Rase sendiri terkekeh, dan kembali melontarkan candaan yang memancing gelak tawa hadirin.
Ia menyebut kemungkinan dipanggil lagi oleh Bawaslu sebagai tanda dirinya akan maju kembali di Pilkada mendatang.
“Mudah-mudahan 2029 saya dipanggil lagi ke sini. Artinya, kalau dipanggil lagi, tandanya calon lagi,” ujar Basri Rase, disambut tawa peserta acara.
Bergeser setelah acara selesai, dia memberikan klarifikasi. Walikota Basri Rase mengungkapkan setelah masa jabatannya selesai, ia sudah merancang rencana baru.
Ia berencana untuk istirahat sejenak dari dunia politik. Melanjutkan karier sebagai pengusaha dan bergabung menjadi pengurus Kadin Nasional.
“Mau lanjut sebagai pengusaha. Saya juga sudah menjadi pengurus Kadin Pusat,” jelasnya.
Meski belum membeberkan secara detail jenis usaha yang akan digelutinya, Basri Rase memastikan akan mengambil jeda selama 1 sampai 2 tahun dari dunia politik.
Ia ingin fokus mengembangkan bisnis sembari menyegarkan pikiran sebelum menentukan langkah politik selanjutnya.
“Saya mau istirahat dulu dari dunia politik, 1-2 tahun lah. Mau fokus usaha juga,” ungkapnya.
Walikota Basri Rase menegaskan bahwa pengalaman di Pilkada lalu memberinya banyak pelajaran berharga.
Baginya, kontestasi politik adalah proses penuh hikmah yang tak ternilai.
“Banyak pelajaran berharga yang saya dapat. Semua itu menjadi modal besar untuk melangkah ke depan,” pungkasnya. (*)
| Walikota Bontang Neni Moerniaeni Siapkan Mutasi Jabatan Akhir April 2026 |
|
|---|
| Eks Walikota Bontang Basri Rase naik "Mercy", Bidik Lonjakan Kursi Untuk Demokrat |
|
|---|
| Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Bontang, Pelaku Sempat Lari dan Buang Barang Bukti |
|
|---|
| Walikota Neni Moerniaeni Akui JKN Bontang Masih Ditanggung Pemprov Kaltim, Dijamin Aman |
|
|---|
| Pemkot Bontang Batalkan Pembelian Mess Rp8 Miliar, Prioritaskan Anggaran Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250205_Walikota-Basri-Rase.jpg)