Ibu Kota Negara
DPRD Kaltim Dukung Realisasi Pemindahan IKN, Harus Sesuai Rencana
Pemerintah pusat menargetkan pemindahan pemerintahan ke IKN Nusantara pada Agustus 2028 mendatang
Penulis: Ilo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah pusat menargetkan pemindahan pemerintahan ke IKN Nusantara pada Agustus 2028 mendatang. Karena itu, DPRD Kaltim mendukung penuh perpindahan agar sesuai rencana.
Demikian disampaikan melalui Agus Suwandy, Wakil Ketua Komisi I dan Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Kaltim.
Dia mengajak bersama–sama membangun Kalimantan Timur, khususnya juga dalam menyiapkan pemindahan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara ke Provinsi Kalimantan Timur.
Stabilitas dan kondusivitas daerah, juga penting terjaga di Kalimantan Timur adanya IKN Nusantara.
Baca juga: Dampak IKN Nusantara, NASA Ungkap Hutan di Kaltim Menyusut, OIKN Sebut Pohon Eucalyptus Jadi Faktor
Agus berpendapat, keberhasilan proyek strategis nasional ini juga bergantung pada kesiapan dan dukungan semua masyarakat Kalimantan Timur.
“Adanya IKN, kita harus memastikan daerah tetap kondusif agar pembangunan berjalan optimal. Ini bukan hanya proyek pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama untuk memastikan transisi berjalan lancar,” tegasnya.
Hal ini menurutnya juga penting untuk semua elemen, baik pemerintah daerah, masyarakat, maupun sektor swasta bersiap agar Kalimantan Timur benar-benar bisa menjalankan peran barunya sebagai provinsi yang menyangga ibu kota negara.
“Kita harus memastikan semua persiapan berjalan maksimal. Pemerintah pusat tentu telah memperhitungkan segala aspek, termasuk infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia.
"Kita harapkan perpindahan ini benar-benar terealisasi sesuai rencana,” tegasnya.
Baca juga: Tanggapan Anggota DPD RI Komeng Ketika Kunjungi IKN Nusantara di Kaltim
Di samping itu, Kaltim yang telah menggelar Pilkada Serentak 2024 dengan terpilihnya Rudy Mas’ud–Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, diharap Agus Suwandy juga bisa membawa perubahan positif dan mempercepat pembangunan daerah.
Sinergi dan peran aktif semua pihak dalam mewujudkan Kaltim sebagai pusat pemerintahan Indonesia di masa depan, harus bisa dilakukan demi mewujudkan provinsi yang lebih maju dan siap menyambut perannya sebagai pusat pemerintahan nasional.
“Setelah pelantikan nanti, harus merangkul semua pihak, baik yang terpilih maupun yang belum terpilih, demi kemajuan Kaltim ke depan. Pilkada sudah usai, ini saatnya kita semua bersama-sama membangun daerah,” katanya.
(TribunKaltim.co/Moh Fairus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250208_Istana-Negara-di-IKN-Nusantara-Kaltim.jpg)