Kecelakaan di Gunung Bakaran

BREAKING NEWS: Terjadi Kecelakaan di Depan SMPN 10 Gunung Bakaran yang Melibatkan 3 Orang

Terjadi kecelakaan di depan SMPN 10, Gunung Bakaran, satu korban dikabarkan meninggal dunia.

|
Instagram.com/@balikpapanku dan @balikpapances_
KECELAKAAN GUNUNG BAKARAN - Tangkapan layar kecelakaan yang terjadi di depan SMPN 10 Gunung Bakaran yang diambil dari instagram @balikpapanku dan @balikpapance_ pada Rabu (11/2/2025). Terjadi kecelakaan di depan SMPN 10, Gunung Bakaran, satu korban dikabarkan meninggal dunia. (Instagram.com/@balikpapanku dan @balikpapances_) 

Pada kondisi yang parah, misalkan pada kecelakaan beruntun yang menyebabkan kebakaran, sebaiknya Anda menunggu sampai layanan darurat tiba. 

4. Periksa keadaan korban 

Jika Anda yakin situasi sudah aman, dekati mobil dan periksa kondisi korban kecelakaan untuk memastikan apakah korban masih hidup atau meninggal. 

Anda bisa memeriksa dengan mendengarkan embusan napas dan pergerakan dada yang naik turun. Bila korban sadar dan kesulitan bernapas, lepaskan semua benda yang mengikat tubuh korban. 

Apabila memungkinkan, Anda bisa berusaha menariknya keluar dari lokasi, terutama jika paramedis belum tiba di tempat kejadian. 

Namun, Anda perlu hati-hati karena korban kecelakaan mungkin bisa mengalami cedera, patah tulang, atau perdarahan yang sangat parah. 

Menurut Panduan Kecelakaan Lalu Lintas dari Kementerian Kesehatan RI yang dilansir dari WHO, berikut adalah hal yang perlu diperhatikan saat memindahkan korban kecelakaan. 

- Anda hanya boleh memindahkan korban kecelakaan lalu lintas pada situasi mendesak, tetapi tidak boleh secara paksa. 

- Saat mencoba memindahkan korban, pastikan 

Anda menopang bagian tulang belakang dan leher dengan baik. 

- Pertolongan pertama pada kecelakaan ini bertujuan untuk mencegah risiko fatal dari kemungkinan adanya cedera leher (whiplash). 

5. Membalut luka pendarahan 

Jika melihat adanya perdarahan, cobalah untuk menghentikan perdarahan dengan menekan bagian tubuh yang terluka. Gunakan kain atau benda lain yang cukup kuat menahan aliran darah. 

Selanjutnya, lakukan pertolongan pertama untuk perdarahan dengan memosisikan bagian tubuh yang mengalami perdarahan lebih tinggi dari jantung. 

Usahakan agar balutan luka tetap rekat sampai bantuan medis datang sehingga korban tidak kehilangan banyak darah. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved