Kamis, 23 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Parkir di Pasar Segiri Samarinda Akan Ditata Ulang, Akses Masuk dan Keluar Diubah

Menata ulang sistem perparkiran di Pasar Segiri guna mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/SINTYA ALFATIKA SARI
PASAR SEGIRI SAMARINDA - Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, saat meninjau area parkir di Pasar Segiri, Jumat (14/2). Peninjauan dilakukan untuk mengevaluasi perubahan segmen parkir dan merencanakan sistem satu arah guna mengurai kemacetan. (TribunKaltim.co/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berupaya menata ulang sistem perparkiran di Pasar Segiri guna mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Salah satu pasar tradisional di Samarinda ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi yang ramai dikunjungi masyarakat, sehingga membutuhkan pengaturan parkir yang lebih terstruktur.

Tak mengherankan jika sejak tahun lalu Pemkot bergegas menambah fasilitas parkir di area belakang pasar ini.

Baca juga: Mengaku Sebagai Polisi dan Tuduh Pengendara Bawa Narkoba, Pria di Samarinda Ini Diamankan Polisi

Sebab itu pada hari ini, Jumat (14/2), Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkot Samarinda Marnabas Patiroy, bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmarulitua Manalu, serta konsultan perencana, melakukan peninjauan langsung di area parkir Pasar Segiri yang sudah selesai dibangun.

Dalam tinjauan tersebut, Marnabas menyatakan bahwa penyesuaian di lapangan diperlukan karena kondisi eksisting berbeda dengan rancangan awal.

“Kita melihat ada beberapa area yang harus dioptimalkan. Parkir di lorong tengah Pasar Segiri sudah tidak diperbolehkan lagi. Nantinya kita akan mengatur alur keluar-masuk kendaraan agar lebih tertib,” ujar Marnabas.

Sementara itu, Manalu yang turut serta dalam peninjauan, menjelaskan bahwa penataan ulang segmen parkir dilakukan untuk mengoptimalkan kapasitas dan mengurai kemacetan di kawasan Pasar Segiri.

“Ada perubahan dari rancangan tahun lalu, sehingga kami meminta PUPR untuk memfinalisasi desain agar kami bisa mengatur kembali area yang diperuntukkan bagi roda dua, roda empat, atau kombinasi keduanya,” ujarnya saat ditemui Jumat (14/2).

Nantinya, Manalu menyebut bahwa pihaknya akan melakukan penerapkan sistem satu arah, dengan akses masuk dari Jalan Perniagaan dan keluar ke arah Jalan Pahlawan. 

“Meski saat ini belum ada marka tapi tidak apa dibuat parkir, supaya mengurangi kemacetan di Dr Sutomo dan Jalan Perniagaan,” ujarnya.

Di samping itu, Manalu menyebutkan bahwa anggaran untuk marka parkir akan diajukan pada anggaran perubahan, lantaran anggaran murni sudah dialokasikan untuk ruas jalan lainnya. 

“Sebab arahan dari pak wali kota juga ada beberapa yang disiapkan. Karena yang di murni sudah ada dianggarkan untuk ruas ruas jalan,” sebutnya.

Terkait serah terima dari PUPR, Manalu memastikan bahwa berita acara serah terima sudah ada, hanya saja pihaknya masih akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk menentukan tanggung jawab pengelolaan parkir yang akan diambil alih oleh Dishub. 

“Kami belum hitung lagi ada berapa kendaraan yang muat karena ada perubahan dari draft tahun lalu dengan kondisi eksisting. Luasnya juga berubah, nanti kita akan atur pola nya termasuk penempatan parking gate,” ujarnya.

Di samping itu juga, Manalu menjelaskan bahwa terdapat empat kantong parkir yang direncanakan di lahan ini. Ke depan, parkir kendaraan yang saat ini masih memenuhi lorong Pasar Segiri tidak akan diperbolehkan lagi.

Namun untuk pengelolaan parkir secara utuh, pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut.

“Nanti pasti akan ada mekanisme kerja sama tersendiri yang mengatur pemanfaatan lahan, yang jelas pembagian hasil sesuai kebijakan Pemkot,” pungkasnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved