Rabu, 20 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Irma Merasakan Dampak Olahraga Barre Intensity, Kekuatan dan Massa Otot Meningkat

Olahraga Barre Intensity semakin digemari oleh kaum wanita. Sebab, olahraga ini mengombinasikan gerakan yoga, balet, pilates dan latihan kekuatan

Tayang:
TRIBUN KALTIM/ DWI ARDIANTO
BARRE INTENSITY - Instruktur Barre Intensity, Irma Mair. Olahraga Barre Intensity semakin digemari oleh kaum wanita. Sebab, olahraga ini mengombinasikan gerakan yoga, balet, pilates dan latihan kekuatan. (TRIBUN KALTIM/ DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Olahraga Barre Intensity semakin digemari oleh kaum wanita. Sebab, olahraga ini mengombinasikan gerakan yoga, balet, pilates dan latihan kekuatan.

Tidak hanya membantu membentuk tubuh yang lebih kencang dan fleksibel, olahraga ini juga meningkatkan daya tahan serta keseimbangan tubuh.  

Di Balikpapan, olahraga ini semakin populer. Irma Mair, seorang instruktur Barre Intensity yang rutin berlatih setiap minggu. Dia menjelaskan bahwa metode latihan ini terinspirasi dari gerakan balet dan dikombinasikan dengan teknik latihan low impact.  

Olahraga ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja karena hanya membutuhkan peralatan sederhana seperti dumbbell, karet olahraga, matras dan bola.

Baca juga: Jadi Olahraga Favorit Kaum Hawa di Balikpapan, Barre Intensity Masuk Kategori Low Impact

Awalnya, Irma hanya ingin mencoba mengikuti pelatihan, namun ia semakin tertarik dan akhirnya menjadikan ini sebagai hobi sekaligus profesi.  

Irma mulai menyukai olahraga ini setelah mengikuti pelatihan dan mendapatkan lisensi. Sehingga bisa membagikan ilmunya kepada orang lain.  

"Saya baru mengambil lisensi tahun lalu, tetapi olahraga ini sudah ada sejak lama," ujar Irma.  
Tak hanya lisensi Barre Intensity, Irma juga memiliki sertifikasi di beberapa olahraga lain seperti Zumba, Zink, dan Pound.  

"Selain Barre, saya juga punya lisensi Zumba, Zink, dan Pound. Setelah ikut training, saya mulai suka, jadi hobi, akhirnya saya mengajar," katanya.  

Berbeda dengan olahraga kardio, Barre Intensity lebih fokus pada pembentukan massa otot dengan berbagai gerakan workout training.

Selama delapan bulan mendalami olahraga ini, Irma merasakan perubahan signifikan pada tubuhnya. Terlebih, dia merasakan massa otot di tubuhnya mengalami peningkatan. Serta kekuatan fisik meningkat selama dia berlatih selama ini.  

"Olahraga ini memang lebih fokus membentuk massa otot karena banyak gerakan workout training-nya," jelasnya.  

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Barre Intensity, Olahraga Kombinasi yang Kian Digemari Masyarakat Balikpapan

Kesulitan dalam Barre Intensity tergolong minim. Sehingga semua kalangan bisa melakukannya.  

"Semua orang bisa banget mencoba olahraga ini, gerakannya mudah diikuti," ujarnya.  

Namun, ada beberapa gerakan yang sedikit menantang, seperti plank.  

"Gerakan yang agak berat itu plank, tapi bisa dilakukan dengan lutut menempel di lantai sebagai alternatif," katanya.  

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved