Berita Samarinda Terkini
Trend Liwetan, Perekat Silaturahmi Warga Samarinda Jelang Ramadhan
Menjelang Bulan Ramadhan, tradisi liwetan kembali mencuri perhatian di berbagai wilayah Indonesia termasuk juga di Kota Samarinda
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Menjelang Bulan Ramadhan, tradisi liwetan kembali mencuri perhatian di berbagai wilayah Indonesia termasuk juga di Kota Samarinda.
Kegiatan ini, yang identik dengan kebersamaan dan solidaritas, kini semakin digemari masyarakat dari berbagai lapisan, sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai gotong royong dan keakraban antarwarga.
Dahulu, liwetan hanya dilakukan di lingkungan tertentu, namun fenomena ini kini meluas, mulai dari pemukiman perumahan hingga kompleks perkantoran.
Banyak warga yang menganggap liwetan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus menyambut Ramadhan.
Baca juga: Arti Munggahan, Sejumlah Tradisi Tarhib Ramadhan di Indonesia, Amalan dan Doa Menyambut Bulan Puasa
Salah satu warga Kelurahan Loa Bahu, Dila, mengaku baru pertama kali mengadakan tradisi liwetan bersama teman-temannya.
“Kami baru pertama. Biar simple kami bawa makanan masing-masing. Ada yang membuat nasi liwetnya, ada yang bawa ayam goreng tepung. Ada juga yang membawa sop buah dan pencuci mulut, saya sendiri membuat sambal dan menyiapkan sayur lalapannya,” ungkapnya.
Selain sebagai ajang berbagi rezeki, menurutnya, liwetan juga menjadi wadah untuk saling mengenal dan memperkuat ikatan sosial.
“Yang agak susah memang cari daun pisang yang utuh, tapi alhamdulillah tetangga ikut bantu. Kami juga bagi liwetannya ke tetangga biar ikut merasakan,” ujar Dila.
Fenomena liwetan tidak hanya menghadirkan kelezatan kuliner tradisional, tetapi juga mengusung konsep kebersamaan dan inovasi dalam penyajian.
Tak heran jika momen ini ramai diunggah di media sosial, memberikan nuansa keakraban yang semakin terasa menjelang Ramadan.
Baca juga: 45 Contoh Pantun Ubur Ubur Ikan Lele yang Lucu dan Menggelitik Spesial Sambut Ramadhan 2025
Seperti yang diungkapkan oleh Dedi warga Kelurahan Masjid Samarinda Seberang.
“Sudah semingguan ini saya lihat banyak yang buat story di Instagram. Kebetulan juga diajak sama teman-teman kantor untuk liwetan juga,” ungkapnya.
Meski baru pertama kali merasakan trend liwetan, Dedi mengaku juga ingin mengulangnya bersama keluarga.
Bahkan ia berencana untuk melaksanakan trend liwetan sebagai menu buka bersama.
“Saya juga nggak sabar mau cepat-cepat bulan puasa. Manatau liwetannya bisa digelar lagi untuk buka puasa bersama,” pungkas Dedi. (*)
| Kasus Dana Hibah KONI Samarinda, Pembelaan Terdakwa: Bukan Niat Korupsi, Hanya Salah Tafsir |
|
|---|
| Pemkot Samarinda Belum Terapkan WFH ASN, Tunggu Arahan Walikota Andi Harun |
|
|---|
| 7 Saksi di Sidang Kasus Korupsi KONI Samarinda, Terungkap Ada Praktik Pinjam CV dan Dana Talangan |
|
|---|
| UMKM Minuman dan Kuliner di Samarinda Terhimpit Kenaikan Harga Plastik |
|
|---|
| Dishub Samarinda Siapkan Angkutan Massal, Tarif Mulai Rp1.000 Tanpa Ngetem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250224-Liwetan.jpg)