Kamis, 9 April 2026

Berita Bontang Terkini

Pasokan Beras Kurang, Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan di Bontang Ditunda 

Rencana distribusi beras murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di Bontang terpaksa ditunda karena stok beras tidak cukup

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
PASAR MURAH DITUNDA - Ilustrasi Ratusan warga Bontang berdesakan membeli telur pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), di TPI Tanjung Limau, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Rabu (6/3/2024).  Rencana distribusi beras murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di Bontang terpaksa ditunda.  (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN)  

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG – Rencana distribusi beras murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di Bontang terpaksa ditunda. 

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang menyebut penundaan ini disebabkan keterlambatan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bappenas.

Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani, mengatakan GPM yang semula dijadwalkan digelar untuk menstabilkan harga, jelang Ramadhan 1446 Hijriah, di Kantor Lurah Loktuan pada Rabu (26/2/2025) diundur hingga Maret mendatang.

“Kami tunda pekan depan. Nanti tanggalnya kami informasikan lagi,” ujarnya, Selasa (25/2/2025).

Baca juga: Jadwal Operasi Pasar Murah Ramadhan 2025 Balikpapan, Harga Hemat dan Libatkan 20 Tenan

Sebelumnya, DKP3 menyebut menyediakan 2 ribu sak beras SPHP untuk dijual dengan harga lebih murah kepada masyarakat. 

Namun, karena keterlambatan distribusi, saat ini hanya tersedia 500 sak beras premium.

Menurutnya jika GPM tetap dilaksanakan besok, dikhawatirkan dampaknya tidak optimal bagi warga, terutama menjelang Ramadan. 

Baca juga: Pemkot Balikpapan Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Sediakan 560 LPG 3 Kg Setiap Harinya

“Kalau dilakukan besok, stoknya terbatas dan hanya ada beras premium, jadi takutnya kurang maksimal. Kami minta maaf," tambahnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved