Minggu, 10 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Presiden Prabowo Tegur Mayor Teddy, Minta Seskab Undang Jokowi Tiap Dirinya Resmikan Proyek Warisan

Presiden Prabowo Subianto meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengundang Presiden ke-7 RI Joko Widodo setiap ia meresmikan proyek.

Tayang:
Editor: Heriani AM
Youtube Sekretarian Kepresidenan
UNDANG JOKOWI - Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di hadapan ribuan guru yang hadir dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta. Presiden Prabowo Subianto meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengundang Presiden ke-7 RI Joko Widodo setiap ia meresmikan proyek-proyek warisan Jokowi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Prabowo Subianto meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengundang Presiden ke-7 RI Joko Widodo setiap ia meresmikan proyek-proyek warisan Jokowi.

Hal ini dikatakan Prabowo saat meresmikan Layanan Bank Emas Pegadaian dan BSI di Gade Tower Pegadaian, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

"Sekali lagi saya harus ucapkan terima kasih Pak Jokowi. Seharusnya tolong Seskab ya kalau ada program yang jasanya pemerintah sebelumnya banyak, presiden sebelumnya harus dihadirkan juga," ucap Prabowo.

Baca juga: HKTI Kaltim Dukung Program Presiden Prabowo Terkait Swasembada Pangan

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra ini menyebut dirinya akan meminta maaf kepada Presiden Jokowi.

“Mungkin besok saya akan ketemu Pak Jokowi. Saya akan minta maaf, minta maaf, Pak Jokowi."

"Bapak yang bekerja keras dengan menteri-menteri Bapak, padahal menteri-menteri Bapak banyak yang saya pakai juga."

"Kalau sudah timnya bagus ya kan kenapa harus diganti. Gitu loh. Benar enggak?" tutur Prabowo.

Prabowo mengatakan, para menteri Jokowi akan terus dipekerjakan selama masih kuat.

Meski begitu, dirinya mempersilakan menteri-menteri untuk mundur jika sudah tidak kuat.

"Kalau enggak kuat boleh mundur ya, tapi kayaknya masih kuat nih ya kan."

"Manajer boleh ganti, kalau pemainnya masih baik kita pakai terus ya untuk kemenangan bangsa Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Bank Emas Indonesia: Ini 8 Kebijakannya untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Harapan Prabowo

Prabowo menyebut adanya Bank Emas ini diharapkan dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun.

Selain itu, berpeluang pula akan membuka 1,8 juta lapangan kerja baru.

"Kita harapkan ini akan meningkatkan Produk Domestik Bruto kita, kalau nggak salah bisa menambah Rp245 triliun. Kemudian, akan membuka lapangan kerja baru 1,8 juta," katanya, Rabu.

Prabowo juga mengungkapkan layanan Bank Emas akan membantu menghemat devisa negara lantaran pengolahan bijih emas akan dilakukan dari hulu hingga hilir di Indonesia.

Kemudian, layanan Bank Emas juga diharapkan dapat meningkatkan pengendalian stabilitas moneter melalui mekanisme likuiditas emas.

"Meningkatkan juga pengendalian stabilitas moneter melalui mekanisme likuiditas emas kepada bank emas serta melakukan transaksi emas di dalam negeri," jelas Prabowo.

Baca juga: Diresmikan Presiden Prabowo Hari Ini, Danantara Kelola Aset Jumbo Mencapai Rp 14,6 Triliun

Selanjutnya, Prabowo pun meresmikan layanan Bank Emas secara simbolik dengan memasukkan emas ke dalam kotak.

Ia mengatakan adanya Bank Emas menjadi sejarah karena baru pertama kali diluncurkan selama 80 tahun Indonesia merdeka.

Prabowo pun mengucapkan terima kasih Jokowi karena telah mempersiapkan segalanya terkait Bank Emas bersama kabinet sebelumnya.

"Hari ini menjelang 80 tahun kita merdeka, dengan bangga pertama kali dalam sejarah bangsa Indonesia yang punya cadangan emas keenam terbesar di dunia, untuk pertama kali memiliki Bank Emas, saya mengucapkan terima kasih atas semua pihak yang bekerja keras untuk mencapai hari ini."

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini pada hari Rabu 26 Februari 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan layanan bank emas pegadaian dan bank syariah Indonesia," kata Prabowo.

8 Kebijakan Prabowo

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyatakan dalam sebuah keterangan resmi, Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan layanan bank emas di The Gade Tower, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/2/2025) pukul 14.00 WIB.

Yusuf juga mengatakan jika layanan Bank Emas ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Selain itu, peresmian bank emas indonesia ini sebagai salah satu langkah strategis Prabowo dalam memperkuat ekosistem Industri emas nasional.

"Serta mendukung misi hilirisasi yang telah dicanangkan Bapak Presiden (Prabowo) dalam Asta Cita Kabinet Merah Putih," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membeberkan delapan kebijakan pemerintah pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal satu 2025, mulai dari Makan Bergizi Gratis hingga THR dan bansos.

Hal ini disampaikan oleh Prabowo, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025).

“Pemerintah akan terus menerapkan kebijakan-kebijakan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita,” kata Prabowo.

Berikut pemaparan Prabowo terkait delapan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal 1 tahun ini: 

1. Hasil kebijakan kenaikan UMP tahun 2024.

2. Optimalisasi penyaluran bansos (PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP, BLT-DD) di bulan Februari dan Maret 2025.

3. Pencairan THR bagi ASN dan pekerja swasta di bulan Maret 2025.

4. Sejumlah stimulus pada bulan Ramadhan dan Lebaran seperti diskon harga tiket pesawat, diskon tarif tol, program diskon belanja (Harbolnas 2025, program EPIC Sales 2025, dan BINA Diskon 2025, dan program Pariwisata Mudik Lebaran yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan BUMN terkait, serta stabilisasi harga pangan.

5. Paket stimulus ekonomi seperti diskon tarif listrik, PPN DTP Pembelian Properti dan Otomotif (EV), PPnBM DTP Otomotif (Electronic Vehicle dan Hybrid), Subsidi/Pajak DTP Motor Listrik, dan PPh DTP Sektor Padat Karya.

6. Optimalisasi program makan bergizi gratis.

7. Optimalisasi penyaluran KUR. 

8. Panen padi yang terealisasi secara optimal.

Selanjutnya, Prabowo juga memaparkan kebijakan-kebijakan yang mendorong daya saing untuk transformasi ekonomi sebagai berikut:

1. Program Makan Bergizi Gratis yang diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan di seluruh daerah-daerah karena uang berputar di desa, di kecamatan dan kabupaten.

2. Program ketahanan pangan dan energi yang terus berjalan.

3. Optimalisasi pengelolaan BUMN melalui konsolidasi ke dalam suatu dana investasi nasional, yaitu Danantara, yang akan diluncurkan pada 24 Februari 2025.

Sebagai informasi, Danantara adalah konsolidasi semua kekuatan ekonomi yang ada di pengelolaan BUMN.

Nantinya akan dikelola dan diberi nama Danantara, Daya Anagata Nusantara. Daya artinya energi—kekuatan, anagata [artinya] masa depan, Nusantara [adalah] Tanah Air kita.

4. Kebijakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang merupakan program KPR bersubsidi dari pemerintah untuk melaksanakan program 3 juta rumah murah dan pengendalian inflasi.

5. Pembangunan kawasan industri dan KEK.

6. Kredit investasi untuk Industri Padat Karya.

7. Revisi PP No. 5 Tahun 2021 untuk kemudahan berusaha.

8. Keberlanjutan Tax Holiday dan Tax Allowance untuk menjaga iklim investasi.

9. Kebijakan tentang devisa hasil ekspor sektor SDA yang diwajibkan untuk disimpan di bank-bank dalam negeri 100 persen selama 12 bulan.

10. Pembentukan bank emas di mana selama ini Indonesia belum punya bank untuk ekosistem emas di Tanah Air. Prabowo mengatakan bahwa bank emas tidak ada di Indonesia. Indonesia punya banyak emas ditambang namun mengalir ke luar negeri. Saat ini Indonesia punya bank khusus untuk emas di Indonesia dan akan diresmikan tanggal 26 Februari.

11. Penghapusan buku tagih utang macet bagi UMKM.

12. Kebijakan internasional, yaitu Indonesia bergabung ke BRICS, penyelesaian Indonesia-Canada CEPA, aksesi Indonesia ke OECD, dan penyelesaian kerjasama Indonesia-EU CEPA. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Momen Prabowo Minta Mayor Teddy untuk Undang Jokowi dalam Acara Peresmian Kenegaraan.

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved