Sabtu, 23 Mei 2026

Paskah 2025

Jadwal Puasa dan Pantang Katolik dalam Masa Prapaskah 2025, Perbedaannya dengan Puasa Protestan

Inilah jadwal puasa dan pantang Katolik dalam masa prapaskah 2025, Simak juga perbedaannya dengan puasa Protestan.

Tayang:
Christianity.com
PUASA UMAT KRISTEN - Ilustrasi masa puasa umat kristen atau Prapaskah yang diambil dari christianity.com pada Senin (3/3/2025). Inilah jadwal puasa dan pantang Katolik dalam masa prapaskah 2025, Simak juga perbedaannya dengan puasa Protestan. (Christianity.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah jadwal puasa dan pantang Katolik dalam masa prapaskah 2025, Simak juga perbedaannya dengan puasa Protestan.

Apa perbedaan antara puasa Katolik dan puasa Protestan? Inilah jadwal masa puasa Kristen tahun 2025.

Hari Rabu Abu 5 Maret 2025 menandai awal Masa Prapaskah umat Katolik. Rabu Abu hari pertama masa Pra-Paskah dalam Tahun Liturgi Gereja.

Rabu abu merupakan masa tobat. Pada masa ini setiap umat kristiani akan secara serempak dan universal membaharui diri,  bertobat, dan melaksanakan pantang serta puasa

Penerimaan abu sebagai tanda bahwa umat Kristiani memahami diri dan siap menjalani masa tobat selama 40 hari. Setiap yang menerima abu memaknai masa tobat.

Baca juga: Kondisi Paus Fransiskus Kembali Memburuk, Berikan Pesan Jelang Perayaan Misa Rabu Abu 2025

Pantang dan Puasa

Masa Prapaskah selalu dihubungkan dengan sebuah tindakan konkret, yakni pantang. Berpantang berarti hidup lebih sederhana dan memberi makan kepada saudara saudari yang berkekurangan. 

Pantang memiliki dimensi sosial atau cinta kasih kepada sesama. Kesederhanaan hidup dan kasih kepada sesama yang berkekurangan merupakan contoh hidup Yesus sendiri.

Hari Wajib Puasa: Rabu Abu (5 Maret 2025), Jumat Agung (18 April 2025). Pada tanggal ini, umat Katolik yang berusia dewasa wajib berpuasa. Mereka hanya makan sekali sehari.

Hari Wajib Pantang: Setiap hari Jumat selama Prapaskah yaitu pada Jumat tanggal 7, 14, 21, 28 Maret 2025 dan Jumat tanggal 4, 11, dan 18 April 2025.

Pada hari-hari ini, umat Katolik diwajibkan berpantang. Berpantang dari daging dan menggantinya dengan makanan sederhana.

Baca juga: Bupati Kukar Hadiri Perayaan Paskah serta Konser Paduan Suara Remaja Pemuda Idaman Voice

Berpantang dari hal-hal selera duniawi selama ini.

Perbedaan Puasa Katolik dan Protestan

ILUSTRASI - Paskah
PUASA UMAT KRISTEN - Ilustrasi seseorang tengah berdoa yang diambil dari holytrinitystapleton.org.uk. Inilah perbedaan puasa antara Protestan dan Katolik. (holytrinitystapleton.org.uk)

Puasa Kristen Protestan dan Katolik memiliki perbedaan dalam hal aturan dan praktiknya. 

Perbedaan cara Protestan dan Katolik berpuasa terletak pada jangka waktu puasa dan tata cara berpuasa. 

Sebelumnya, persamaan cara mereka berpuasa dapat dilihat pada inti dari berpuasa itu sendiri yaitu menahan lapar dan haus pada hari dan waktu tertentu.

Persamaan lainnya dari umat katolik dan Kristen Protestan berpuasa juga sama yaitu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga: Menuju 100 Tahun WKRI, Wanita Katolik Paroki St Klemens Balikpapan Rayakan Paskah dan Hari Kartini

Walau memiliki makna yang kurang lebih sama, namun ada perbedaan dalam menjalankan puasa bagi umat Katolik dan Protestan.

Puasa dan Pantang dalam Masa Prapaskah Bagi Umat Katolik

Gereja Katolik mewajibkan umatnya untuk menjalankan puasa dan pantang pada hari-hari tertentu selama Masa Prapaskah. Berikut adalah aturan utama.

Umat katolik wajib berpusa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung.

Umat katolik memilik beberapa syarat untuk mengikuti puasa antara lain:

  • yang wajib berpuasa adalah orang yang sudah berumur antara 18 tahun sampai dengan 60 tahun, selain itu tidak diwajibkan untuk berpuasa.
  • Dalam menjalankan puasa orang katolik hanya diperbolehkan makan sekali kenyang, boleh saat pagi, siang, atau malam.
  • Melakukan Pantang pada hari jumat selama masa prapaskah

Selain menjalankan puasa umat katolik juga menjalankan pantang pada masa prapaskah.

Umat katolik yang wajib menjalankan pantang adalah umat yang berumur 14 tahun keatas.

Baca juga: Kondisi Terkini Paus Fransiskus, Dikabarkan Kritis hingga Alami Gagal Ginjal, Ini Penjelasan Vatikan

Khusus umat katolik seindonesia, mereka menjalankan pantang setiap hari jumat sepanjang tahun tujuannya sebagai penebusan atas dosa mereka.

Jenis pantang setiap umat katolik berbeda beda, tergantung dari kebiasaan dan kesukaan  umat itu sendiri.

Jenis pantang yang sangat sering dipilih adalah pantang pada makanan dan minuman yang mereka sukai. Contohnya seperti pantang makan daging.

Adapula yang memilih untuk pantang mengurangi aktivitas yang sering dilakukan contohnya seperti mengurangi rokok, berbelanja online, dan lain-lain.

Hari Wajib Puasa: 

Rabu Abu (5 Maret 2025)

Jumat Agung (18 April 2025)

Pada tanggal ini, umat Katolik yang berusia dewasa wajib berpuasa.

Mereka hanya makan sekali sehari.

Hari Wajib Pantang:

Rabu Abu (5 Maret 2025)

Setiap hari Jumat selama Prapaskah:

Jumat tanggal 7, 14, 21, 28 Maret 2025.

Jumat tanggal 4, 11, dan 18 April 2025.

Pada hari-hari ini, umat Katolik diwajibkan berpantang.

Berpantang dari daging dan menggantinya dengan makanan sederhana.

Berpantang dari hal-hal selera duniawi selama ini.

Berikut Kalender Prapaskah 2025:

Rabu Abu: 5 Maret 2025

Hari Minggu Prapaskah I: 9 Maret 2025

Hari Minggu Prapaskah II: 16 Maret 2025

Hari Minggu Prapaskah III: 23 Maret 2025

Hari Minggu Prapaskah IV: 30 Maret 2025

Hari Minggu Prapaskah V: 6 April 2025

Minggu Palma: 13 April 2025

Kamis Putih: 17 April 2025

Jumat Agung: 18 April 2025

Sabtu Suci: 19 April 2025

HARI RAYA PASKAH: 20 April 2025

PASKAH diperingati pada 20 April 2025.

Puasa Bagi Umat Protestan

Menurut umat Protestan ada 3 jenis puasa yang mereka lakukan, yang pertama adalah puasa biasa.

Puasa biasa menurut orang Protestan adalah berpantang untuk memakan makanan tertentu seperti makanan keras atau lembut namun mereka tidak perlu pantang air.

Kedua adalah puasa sebagian, puasa sebagian hanya perlu membatasi makan. 

Baca juga: Malam Paskah Pakai Baju Warna Apa? Inilah Makna Warna-warna Paskah yang Wajib Kamu Ketahui

Ketiga adalah  puasa penuh, puasa penuh puasa penuh di wajibkan untuk tidak makan dan minum dalam waktu minimal 1 hari namun tidak lebih dari 3 hari.

Ada juga beberapa umat Protestan yang berpuasa mengikuti tokoh yang ada dalam alkitab.

Salah satu tokoh alkitab yang paling sering di contoh cara puasanya adalah cara Puasa Daniel.

Dalam ayat Alkitab Daniel 1:12 dijelaskan bahwa dalam waktu 10 hari Daniel hanya makan sayur dan minum air putih serta berdoa kepada Tuhan Yesus.

Namun ada juga yang meniru cara puasa Nabi Musa.

Menurut keluaran 24:16 Musa tidak makan dan minum selama 40 hari Namun, puasa seperti itu tidak mungkin bagi orang biasa, sehingga umat Protestan yang melakukan puasa seperti Musa selalu makan dan minum paling tidak 1 hari sekali.

Itulah perbedaan puasa dan pantang Katolik dan Protestan.

Namun pada akhirnya perbedaan-perbedaan tersebut tidaklah menjadi masalah karena yang terpenting adalah bagaimana cara berpuasa sesuai dengan tata aturan yang dipercaya oleh masing-masing agama. (*)

 

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved