Breaking News

Ibu Kota Negara

IKN Kaltim Resmi Jadi PSN, Daftar 5 Investasi Swasta dan BUMN yang Disebut Segera Groundbreaking

Presiden Prabowo resmi menjadikan IKN Kaltim sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Daftar 5 investasi swasta dan BUMN yang nilainya capai Rp 6,49 T

Editor: Amalia Husnul A
HO/Humas OIKN
IKN MASUK PSN - Ilustrasi Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Presiden Prabowo resmi masukkan IKN Kaltim sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Cek daftar 5 investasi swasta dan BUMN yang disebut bakal segera groundbreaking. (HO/HUMAS OIKN) 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden RI Prabowo Subianto resmi menjadikan IKN Kaltim sebagai Proyek Straregis Nasional atau PSN.

Prabowo memasukkan IKN Kaltim dalam daftar PSN periode 2025-2029.

Simak daftar proyek investasi swasta dan BUMN di IKN Kaltim yang nilainya mencapai Ro 6,49 Triliun yang akan segera melakukan groundbreaking serta nasib investasi sebelumnya. 

Diketahui, pembangunan IKN Kaltim ini proyek lanjutan dari pemerintahan sebelumnya.

Baca juga: Info IKN Kaltim, Pegawai Otorita tak Lagi Berkantor di Balikpapan, Kerja di Gedung 5 Lantai di IKN

Kebijakan IKN Kaltim sebagai PSN 2025-2029 tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang diterbitkan pada Senin (10/2/2025).

“RPJMN 2025-2029 menekankan strategi menurunkan tingkat kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mencapai pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan,” demikian isi beleid tersebut, dikutip Rabu (5/3/2025).

Pembangunan IKN pada era Prabowo akan melibatkan Otorita IKN, Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan sektor swasta.

Pemerintah menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan IKN dengan rencana groundbreaking ke-9 dalam waktu dekat.

Investasi yang akan Groundbreaking ke-9

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyebut total investasi dalam tahap ini mencapai Rp 6,49 triliun.

"Tahun 2025 ada investasi swasta murni dan BUMN sebesar Rp 6,49 triliun," ujar Basuki dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR di Jakarta, Rabu (12/2/2025).

Menurut paparannya, ada lima perusahaan yang berinvestasi di groundbreaking ke-9, meliputi sektor pendidikan, hotel, hunian, ritel, dan perkantoran.

BANGUNAN DI IKN – Wujud Gedung yang sudah hampir selesai di bangun di sekitar IKN Nusantara diambil pada 17 Januari 2025.
IKN MASUK PSN – Wujud gedung-gedung yang sudah hampir selesai dibangun di kawasan IKN Kaltim (foto diambil 17 Januari 2025). Presiden Prabowo resmi masukkan IKN Kaltim sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Cek daftar 5 investasi swasta dan BUMN yang disebut bakal segera groundbreaking. (TRIBUNKALTIM.CO/ROBIN ONO SAPUTRA)

Lima perusahaan yang bakal segera groundbreaking tersebut adalah:

1. Universitas Negeri Surabaya

Baca juga: Bandara IKN Bakal Dikomersialkan Sebelum Tahun 2028, Kata Menhub terkait Perubahan Status VVIP

Investasi Rp 150 miliar untuk membangun kampus PDSU di lahan 1,19 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B.

2. PT Makmur Berkah Hotel

Investasi Rp 950 miliar untuk membangun hotel bertaraf internasional di lahan 2,04 hektare di KIPP 1A.

3. PT Citadel Group Indonesia (Malaysia)

Investasi Rp 3,97 triliun untuk hunian townhouse dan mixed use di lahan 2,17 hektare di KIPP 1A. 

4. PT Vitka Delifood

Investasi Rp 20 miliar untuk membuka tenant food and beverage (F&B), termasuk Rumah Makan Padang Sederhana dan Momoo Juice, di lahan 0,35 hektare di KIPP 1A.

5. PT Puri Persada Lampung

Investasi Rp 1,4 triliun untuk membangun gedung perkantoran di lahan 3 hektare di KIPP 1A.

Pemerintah menargetkan proyek-proyek ini dapat mempercepat pembangunan IKN dan menarik lebih banyak investasi di masa depan.

Dengan demikian, sepanjang periode 2023 sampai 2025 awal total investasi yang sudah tertanam di IKN tembus Rp 59,65 triliun.

Adapun, sejumlah proyek yang telah dibangun di antaranya investasi dari Konsorsium Nusantara membangun Swissotell Nusantara, Rumah Sakit Mayapada yang dibangun oleh Mayapada Group, serta Rumah Sakit Hermina yang digagas oleh PT Medialoka Hermina Tbk. (HEAL).

Baca juga: Otorita IKN Tegaskan Minat Investor di IKN Tinggi, Terapkan Proses Seleksi yang Ketat

Kepala OIKN Jelaskan Soal Komitmen Pembangunan dari Investasi Sebelumnya 

Akan tetapi, komitmen investasi itu rupanya tak semuanya berjalan mulus. 

Pasalnya, OIKN melaporkan terdapat sejumlah perusahaan yang sudah berkomitmen berinvestasi tapi belum kunjung membangun proyeknya.

Beberapa di antaranya yakni komitmen investasi yang dikucurkan oleh sektor industri perbankan yang telah tertanam sejak 2023, namun proses konstruksinya belum kunjung dilakukan hingga saat ini.

Kemudian, ada pula sejumlah proyek kawasan mixed use development yang terdiri dari mal hingga hotel yang belum dibangun.

“Yang (belum melakukan pembangunan) kemarin perbankan, tapi perbankan sudah (dilakukan komunikasi). Kalau hotel ada, ada hotel Jambuluwuk,” jelas Agung.

Lebih lanjut, OIKN juga mengungkap komitmen investasi yang dikucurkan oleh pengembang jumbo PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) membangun mal dan hotel di IKN belum terealisasi.

Selanjutnya, proyek investasi PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) membangun Nusantara Superblock menjadi salah satu yang juga masih tersendat pembangunannya.

Menanggapi hal itu, Kapala OIKN Basuki Hadimuljono buka suara.

Dia menjelaskan bahwa keterlambatan pembangunan oleh sejumlah investor itu diklaim masih sesuai prosedur.

Pasalnya, pada saat melakukan perjanjian kerja sama di awal, para investor memang diperbolehkan menunda pembangunannya hingga 1,5 tahun sejak melakukan groundbreaking investasi.

“Ini, karena PKS-nya dulu memang yang dulu itu diberi waktu 1,5 tahun. Jadi mereka masih di range itu. Jadi bukan karena salah,” jelasnya.

Di samping itu, faktor kemantapan infrastruktur di IKN juga menjadi salah satu alasan para investor menunda pembangunan proyeknya. Mengingat, jalan kawasan yang belum memadai bakal menghambat proses konstruksi.

Untuk itu, Basuki memastikan bahwa pembangunan jalan di IKN bakal dilakukan percepatan oleh pemerintah pada tahun ini. Hal itu dilakukan guna mendorong pembangunan proyek investasi di IKN.

“Ada yang mungkin nunggu jalan yang belum ada. Sehingga sekarang dengan adanya program pembangunan jalan, mereka insya Allah akan mempercepat,” katanya.

Baca juga: Proyek IKN Dipercepat, OIKN Ubah Batas Waktu Pembangunan Investasi Jadi 2025

(*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram

Artikel ini telah tayang di kompas.com dan kontan.co.id.
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved