Rabu, 20 Mei 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

KONI Ingin Lakukan Regenerasi, Usia Atlet Ikut Poprov Maksimal 30 Tahun

KONI Kaltim menegaskan bahwa batas maksimal usia atlet yang mengikuti Porprov 2026 di Kabupaten Paser adalah 30 tahun.

Tayang:
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM. CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
PORPROV 2026 - Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, mengatakan bahwa batas maksimal usia atlet yang mengikuti Porprov 2026 di Kabupaten Paser adalah 30 tahun. Pembatasan umur ini untuk meregenerasi atlet seluruh cabor, sehingga para atlet muda bisa menambah pengalamannya di kompetisi tingkat daerah.(TRIBUNKALTIM. CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - KONI Kaltim menegaskan bahwa batas maksimal usia atlet yang mengikuti Porprov 2026 di Kabupaten Paser adalah 30 tahun.

Pembatasan umur atlet itu bukan tanpa sebab.

Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengatakan, pembatasan umur itu untuk meregenerasi atlet seluruh cabor sehingga para atlet muda bisa menambah pengalamannya di kompetisi tingkat daerah. 

"Nah, di Rakerprov KONI 2024, kita semua sudah sepakat usia 30. Kemarin juga masih, tapi ada beberapa cabor yang mendebat. Tetapi hari ini saya putuskan, tetap kita pertandingkan adalah usia 30, mereka yang medali emas bisa dipertandingkan tetapi usianya tidak boleh diatas 30," tutur Rusdiansyah Aras kepada awak media beberapa waktu lalu.

Rusdi mengingatkan dari total sebanyak 344 atlet yang meraih medali pada PON 2024 lalu, hanya tersisa 69 atlet saja yang bisa diturunkan, sehingga pembatasan usia ini merupakan program yang digadang mampu mendongkrak regenerasi atletdan hal ini sudah berdasarkan technical handbook (THB).

Baca juga: Gelar Rakor Persiapan Porprov dan PON, KONI Kaltim Ingatkan Atlet yang Ingin Mutasi Daerah

Selain itu, mutasi atlet yang tidak memperbolehkan kontingen mengambil atlet dari luar Kaltim. 

Hal itu bertujuan untuk menunjukkan atlet Bumi Etam mampu bersaing dengan atlet asli putra daerah.

"Soal mutasi tetap tidak boleh dari luar Kaltim, nah urusan mutasi dengan tim keabsahan dan organisasi. Terhadap yang lain nanti kita lihat tetapi skrang yang kita lakukan semata-mata untuk kaderisasi atlet yang mana Kaltim lagi krisis," Jelasnya. 

Rusdi menyebut provinsi yang selalu berada diatas Kaltim dalam perhelatan PON seperti Jabar dan Jatim juga sudah mulai menerapkan pembatasan usia, bahkan ada yang maksimal 21 tahun.

Baca juga: KONI Kaltim Gelar Rakor Hari Ini, Samakan Persepsi Jelang Porprov VIII dan PON XXII  

Oleh karena itu, KONI se-Kaltim diharapkan untuk menyisir atlet-atlet potensial yang usianya mencukupi dari batasan seperti dijelaskan sebelumnya.

"Daerah lain sudah melakukan itu, dimana Jabar sudah mulai usia 22 dan Jatim usia 21, sehingga Kaltim kita mulai dengan 30. Saya kira yang bertanding seluruh kabupaten/kota, jadi yang mendaftar KONI. Jadi KONI ngecek ke masing-masing pengcab dan pengkot apakah usia tersebut ada," kata Rusdi. (nevrianto hardi prasetyo)

 

Sumber: Tribun kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved