Berita Kaltim Terkini
3 Dampak Nyata Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 Bagi Kota Samarinda
Kompetisi ini berlangsung pada 15 Mei hingga 20 Mei 2026 di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.
Penulis: Nevrianto | Editor: Budi Susilo
Ringkasan Berita:
- Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 tekankan pentingnya filosofi membentuk karakter;
- Dampak ini dirasakan nyata oleh para pedagang kecil di sekitar GOR Segiri Samarinda;
- Personel Polri dituntut untuk selalu bertindak tegas namun tetap humanis dan persuasif;
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan kejuaraan ini penting untuk menyiapkan talenta muda.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Slogan Polri dalam melayani masyarakat dengan landasan jiwa sportif tergambar jelas saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026.
Kompetisi ini berlangsung pada 15 Mei hingga 20 Mei 2026 di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya pada Senin 18 Mei 2026, Kapolri menerangkan bahwa ajang bergengsi ini tidak hanya diikuti oleh anggota Polri, tetapi juga dihadiri dan disaksikan oleh masyarakat umum.
3 Dampak Nyata ke Samarinda
Melalui event besar ini, setidaknya ada 3 dampak utama yang dibawa bagi Kota Samarinda dan masyarakat luas:
1. Menjaring Talenta Atlet Baru untuk Level Internasional
Dampak pertama dari kejuaraan ini adalah lahirnya bibit-bibit atlet berbakat.
Kapolri berharap ajang ini mampu menyaring talenta baru yang siap mendukung program serta event judo, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kejuaraan ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara Polri, Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI), masyarakat, serta pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan program olahraga di tanah air.
Baca juga: POPULER KALTIM: 2 Agenda Kapolri di Samarinda, Harta Kekayaan Kasat Resnarkoba Kukar
Tentunya program olahraga ke depan akan terus dilaksanakan untuk memilih atlet yang baik.
"Melalui olahraga, kita juga menanamkan nilai disiplin, semangat sportivitas, dan fair play yang penting bagi generasi penerus guna mempersiapkan generasi yang tangguh," ujar Jenderal Listyo Sigit.
2. Mendongkrak Perekonomian Lokal dan UMKM
Dampak langsung yang dirasakan oleh warga Samarinda adalah perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar area perlombaan.
"Di sisi lain, kegiatan di wilayah Kaltim ini juga bisa mendorong masyarakat yang memiliki UMKM. Kita kolaborasikan agar menjadi suatu kegiatan yang bermanfaat bagi semuanya," tutur Kapolri.
Manfaat ekonomi ini diamini oleh Emma, salah seorang pedagang es kopi dan camilan di kawasan GOR Segiri. Ia mengaku pendapatannya melonjak berkat adanya Kejuaraan Judo Kapolri Cup ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260520_Judo-di-Samarinda-Kalimantan-Timur.jpg)