MotoGP
MotoGP Argentina 2025 - Kabar Terbaru Jorge Martin, Juara Dunia MotoGP 2024 Siap Comeback?
Jelang bergulirnya MotoGP Argentina 2025, belum ada kepastian mengenai kapan sang juara bertahan, Jorge Martin kembali ke lintasan.
TRIBUNKALTIM.CO - Jelang bergulirnya MotoGP Argentina 2025, belum ada kepastian mengenai kapan sang juara bertahan, Jorge Martin kembali ke lintasan.
Jorge Martin, yang berstatus sebagai juara dunia MotoGP 2024, telah absen di seri pembuka GP Thailand, dan kini terancam kembali absen di MotoGP Argentina 2025.
Lantas, bagaimana kondisi Jorge Martin saat ini?
Diketahui, Jorge Martin mengalami beberapa patah tulang usai kecelakaan hebat di tes pramusim Sepang.
Baca juga: MotoGP Argentina 2025 - Kilas Balik Musim 2019, Marc Marquez Paksa Valentino Rossi Bersalaman
Baca juga: Jadwal MotoGP 2025 dan Jam Tayang MotoGP Argentina Live Trans7, Cek Klasemen Terbaru
Pebalap tim Aprilia itu langsung menjalani operasi akibat patah tulang pada bagian tangan dan kaki, di salah satu rumah sakit di Spanyol.
Xavier Mir, dokter yang menangani Martin menyebut bahwa operasi pada bagian tangan kanan juara dunia MotoGP 2024 itu sukses dilakukan.
Sementara, untuk bagian kaki Martin tidak memerlukan operasi.
Dr Xavier menyebut hanya membutuhkan waktu beberapa hari mendatang untuk pemulihan.
“Pebalap Jorge Martín telah menjalani operasi untuk fraktur bergeser pada kepala metakarpal kelima kanan, dengan reduksi dan fiksasi perkutan menggunakan sekrup intramedullary. Pemulihan fungsional akan dimulai dalam waktu dekat, tergantung pada status klinis,” kata Xavier, dikutip dari Crash, Jumat (8/2/2025).
Mendengar kabar tersebut, CEO Aprilia Massimo Rivola mengaku sangat senang, dan berharap pebalapnya itu bisa segera pulih dari cedera.
Baca juga: Jadwal MotoGP 2025 Trans7 dan Jam Tayang Sprint Race MotoGP Argentina, Lengkap Klasemen Terbaru
“Saya senang operasi Jorge berjalan lancar dan kini kami berharap pemulihannya cepat. Kesehatannya adalah prioritas,” kata Rivola.
Sebelumnya, Rivola menyebut bahwa data tim menunjukkan tidak ada masalah dengan pebalap atau motornya, dan ban yang digunakan berada dalam rentang operasi yang tepat.
Rivola tidak langsung menuduh kecelakaan Martin terjadi karena kualitas ban Michelin.
Namun, ia mengindikasikan ban medium yang digunakan oleh Martin menjadi penyebab kecelakaan.
Mendapat tudingan ini, Piero Taramasso, manajer motorsport Michelin, membela Michelin dan menyatakan bahwa hasil penyelidikan internal tidak menemukan masalah pada ban yang digunakan Martin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241204_MotoGP.jpg)