Rabu, 22 April 2026

Liga Italia

Update Liga Italia, AC Milan dan Juventus Sama-sama Cari Pelatih Baru

AC Milan dan Juventus, yang dihuni banyak pemain top, nyatanya tak mampu berbicara banyak baik di kompetisi domestik, maupun kompetisi Eropa.

Twitter/footballdoze
SERIE A - Dua klub rasksasa Liga Italia, AC Milan (kiri) dan Juventus (kanan). AC Milan dan Juventus, sama-sama tengah mencari pelatih baru. (Twitter/footballdoze) 

TRIBUNKALTIM.CO - AC Milan dan Juventus, sama-sama tengah mencari pelatih baru.

Baik AC Milan dan Juventus, sama-sama tampil mengecewakan musim ini.

AC Milan dan Juventus, yang dihuni banyak pemain top, nyatanya tak mampu berbicara banyak baik di kompetisi domestik, maupun kompetisi Eropa.

Dua raksasa Liga Italia itu pun bersiap memburu pelatih anyar.

Baca juga: Update Liga Italia, AC Milan Ingin Balikan dengan Brahim Diaz

Baca juga: Deja Vu AC Milan Terhadap Brahim Diaz, Kini Semakin Sulit Dilepas Real Madrid

Keduanya dipastikan bakal menggunakan jasa pelatih lokal, alias pelatih asal Italia untuk menukangi skuad di musim depan.

Sebagaimana diketahui, AC Milan masih tercecer di urutan kesembilan pada klasemen Liga Italia hingga giornata 28.

Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao sudah mengamankan gelar Piala Super Italia dan masih berpeluang mengawinkannya dengan trofi Coppa Italia.

Namun, potensi kegagalan lolos ke Liga Champions musim depan ibarat menutupi pencapaian di periode debutnya.

Baca juga: Hasil Liga Italia: AC Milan dan Inter Milan Sama-sama Menang Comeback!

Di pekan yang sama, performa Juventus lebih parah.

Anak asuh Thiago Motta ambyar karena dipermalukan Atalanta 0-4 walau mentas di rumah sendiri, Minggu (9/3/2025).

Hasil tersebut melahirkan rekor kekalahan kandang terburuk bagi Juve sejak 1967!

Federico Gatti dkk masih menempati peringkat keempat di klasemen Serie A.

Baca juga: Cerita Sandro Tonali Ketika Ia Hijrah ke Newcastle United, Bukan Sepenuhnya Salah AC Milan

Hanya, kegagalan di Liga Champions, Coppa Italia, dan kini dalam posisi rawan tergusur dari empat besar, tidak sebanding dengan pengeluaran transfer nyaris 200 juta euro untuk memfasilitasi kemauan Motta.

Akibatnya, nakhoda di balik kemudi AC Milan dan Juventus sama-sama terancam.

Posisi mereka dijagokan tergusur mulai musim depan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved