Berita Kaltim Terkini

Dukung Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2025, Kodam VI/Mulawarman Bakal Turunkan 1.010 Personel

Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman ikut menurunkan 1.010 personel yang akan disebar di seluruh wilayah Kalimantan Timur

Penulis: Ardiana | Editor: Nur Pratama
HO POLDA KALTIM
PENGAMANAN LEBARAN - Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudi Rachmat Nugraha (Kanan) saat Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Kamis (13/3/2025). (HO POLDA KALTIM) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kodam VI/Mulawarman bakal ikut mendukung pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri tahun 2025. 

Untuk itu, bekerjasama dengan Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman ikut menurunkan 1.010 personel yang akan disebar di seluruh wilayah Kalimantan Timur. 

Hal ini disampaikan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudi Rachmat Nugraha saat Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Gedung Mahakam Polda Kaltim.

Baca juga: DPRD Balikpapan Bahas Perubahan Perda Perumda dan Narkotika, akan Ada Pasal yang Dihapus

Ia membeberkan, pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana juga akan bergabung dalam operasi tersebut. Sebab kata dia, kondisi cuaca beberapa hari terakhir yang didominasi hujan lebat. 

"Kami menekankan, kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik dan perayaan Idulfitri," jelasnya, Kamis (13/3/2025). 

Sebab, Kepala BMKG Provinsi Kaltim, Kukuh Ribudiyanto mengingatkan wilayah Kaltim diprediksi mengalami curah hujan tinggi hingga April 2025.  

Dengan potensi banjir di beberapa titik rawan seperti Kutai Timur, Berau, dan Paser. 

"Untuk itu, seluruh pihak diminta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi arus mudik," tambahnya. 

Sementara itu, Wadirintelkam Polda Kaltim, AKBP Sindhu Brahmarya mengatakan, adanya potensi peningkatan suhu politik pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Mahakam Ulu.

Sehingga, perlunya pengamanan ekstra. Termasuk juga, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di bandara dan pelabuhan. 

"Juga untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok yang masih bergantung pada pasokan dari luar Kaltim," ucapnya. 

Di samping itu, Karoops Polda Kaltim, Kombes Pol Dedi Suryadi juga menyoroti tren penurunan gangguan kamtibmas selama Operasi Ketupat Mahakam 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. 

Ia membeberkan, terdapat peningkatan volume penumpang di terminal dan bandara akibat mobilitas pekerja di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sehingga memerlukan strategi pengamanan yang lebih komprehensif. 

"Polda Kaltim telah menyiapkan langkah preventif, termasuk Operasi Pekat Mahakam 2025, razia petasan, serta pengawasan ketat terhadap distribusi bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM)," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved