Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Program Internet Gratis 841 Desa di Kaltim Dilaksanakan Bertahap, Masih Dilakukan Pendataan DPMPD

Pendataan desa yang belum memiliki jaringan internet akan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kaltim

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Nur Pratama
Tribunkaltim.co/Rita Lavenia
INTERNET GRATIS - Potret satu-satunya rumah warga yang menyediakan jasa jaringan nirkable (WIFI) bagi warga di Desa Muhuran, Kabupaten Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Januari 2023. Ke depan Pemprov Kaltim berjanji memberikan pemerataan internet gratis bagi masyarakat Benua Etam. (Tribunkaltim.co/Rita Lavenia) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mengembangkan program internet gratis di 841 desa guna mempercepat digitalisasi dan pemerataan akses informasi di wilayah pedesaan.

Pendataan desa yang belum memiliki jaringan internet akan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kaltim.

Sementara untuk pelaksanaan teknis akan dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim.

Baca juga: Polresta Samarinda Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Baqa dan Pastikan Minyakita Sesuai Takaran

Terkait hal tersebut, Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menjelaskan program tersebut tengah mereka susun dalam 100 hari kerja Rudy Mas'ud dan Seno Aji.

"Kalau sudah siap akan kita luncurkan di Mei 2025. Tapi kita mantapkan dulu biar enggak dibilang omon-omon saja dan jadi masalah," kata Faisal saat dikonfirmasi, Kamis (13/3/2025).

Ia menyebutkan saat ini masih dalam tahap pendataan oleh DPMPD Kaltim.

Pendataan dilakukan untuk mengetahui desa yang belum tersambung internet dengan yang sudah menikmati jaringan global tersebut.

Ia menjelaskan untuk wilayah yang terbilang sama sekali belum memiliki jaringan akan menggunakab kabel fiber optik (FO) atau kabel untuk mentransmisikan data dalam bentuk cahaya.

Hal ini membutuhkan anggaran yang cukup besar. Oleh sebab itu program internet gratis akan dilaksanakan secara bertahap namun dipastikan merata di 841 desa.

"Ada skala prioritasnya. Tahun ini fokusnya untuk pelayanan publik seperti kantor desa, puskesmas dan sekolah. Sesudahnya baru untuk masyarakat. Jadi bertahap namun pasti akan merata di seluruh Kaltim," tandas Faisal. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved