Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

4 Daerah dengan Kasus Kriminal Terendah di Kaltim, Ini Data Terbaru BPS

Mahakam Ulu mencatat angka kejahatan paling rendah sepanjang 2024. Perbedaan mencolok tiap daerah memunculkan sorotan soal kondisi sosial di Kaltim.

Tayang:
Editor: Heriani AM
canva
KEJAHATAN DI KALTIM - Foto ilustrasi pelaku kriminal di dalam penjara. Jumlah kejahatan yang dilaporkan di Provinsi Kalimantan Timur sepanjang 2024 mencapai 7.233 kasus, berdasarkan data Kepolisian Daerah Kalimantan Timur yang diolah Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim dan dirilis pada 26 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • BPS Kaltim merilis data kriminalitas 2024, total 7.233 kasus kejahatan dilaporkan terjadi di Kalimantan Timur. Samarinda jadi wilayah dengan angka tertinggi.
  • Balikpapan hingga Kukar masuk daftar daerah dengan laporan kriminal terbanyak. Aktivitas ekonomi dan kepadatan penduduk disebut ikut berpengaruh.
  • Mahakam Ulu mencatat angka kejahatan paling rendah sepanjang 2024. Perbedaan mencolok tiap daerah memunculkan sorotan soal kondisi sosial di Kaltim.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Jumlah kasus kriminal yang dilaporkan di Provinsi Kalimantan Timur sepanjang 2024 mencapai 7.233 perkara.

Data yang dirilis Badan Pusat Statistik atau BPS Kaltim berdasarkan catatan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur ini menunjukkan tingginya laporan tindak kejahatan di sejumlah wilayah perkotaan dan kawasan dengan aktivitas ekonomi padat.

Angka ini mencerminkan total laporan tindak kriminal yang masuk dan tercatat secara resmi oleh aparat penegak hukum selama satu tahun.

Dalam statistik kriminal, istilah “jumlah kejahatan yang dilaporkan” merujuk pada banyaknya kasus yang dilaporkan masyarakat kepada kepolisian, baik yang sudah maupun belum ditindaklanjuti hingga tahap penyelesaian hukum.

Baca juga: Mati Air PDAM di Balikpapan 19 Mei 2026, Ini Daftar Daerah Terdampak

Artinya, angka ini lebih menggambarkan tingkat pelaporan, bukan keseluruhan kejadian yang mungkin terjadi di lapangan.

Dari 10 kabupaten/kota yang tercatat, Kota Samarinda menjadi wilayah dengan jumlah kejahatan tertinggi, yakni sebanyak 1.885 kasus.

Tingginya angka ini sejalan dengan status Samarinda sebagai ibu kota provinsi dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk yang relatif padat.

Di posisi kedua, Kota Balikpapan mencatatkan 1.261 kasus kejahatan.

Kota ini dikenal sebagai pusat industri dan bisnis di Kalimantan Timur, yang juga berkontribusi terhadap tingginya dinamika sosial serta potensi tindak kriminal.

Kabupaten Kutai Kartanegara menempati posisi ketiga dengan 728 kasus.

Wilayah ini memiliki cakupan geografis luas dan populasi besar, sehingga berpengaruh terhadap jumlah laporan kejahatan yang masuk.

Selanjutnya, Kabupaten Kutai Timur mencatatkan 627 kasus, diikuti Kabupaten Paser dan Kota Bontang yang sama-sama mencatat 515 kasus.

Angka yang relatif seimbang ini menunjukkan pola kriminalitas yang tidak terlalu jauh berbeda di wilayah-wilayah tersebut.

Kabupaten Berau berada di posisi berikutnya dengan 471 kasus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved