Kamis, 21 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Night Race Drag Bike Samarinda Tercoreng Praktik Perjudian, Kapolresta Samarinda: Akan Tindak Tegas

Night Race Drag Bike Kapolresta Samarinda Cup, yang menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Samarinda pada Senin (17/3/2025)

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Nur Pratama
HO Warga
PRAKTIK PERJUDIAN - Potret pemuda yang tengah mengakat uang taruhan dalam gelar balap motor resmi yang digelar Polresta Samarinda pada Senin (17/3/2025). (HO Warga) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gelaran balap motor resmi bertajuk Night Race Drag Bike Kapolresta Samarinda Cup, yang menggandeng Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Samarinda pada Senin (17/3/2025) dini hari terbilang sukses terlaksana.

Namun sayang, kegiatan yang sebenarnya menjadi upaya nyata dalam mengurangi angka balapan liar (bali) dan wadah menyalurkan hobi muda-mudi di Kota Samarinda tersebut tercoreng karena aksi judi sejumlah penonton.

Praktik terlarang itu terlihat nyata dari sejumlah video yang berhasil TribunKaltim.co peroleh. 

Baca juga: Petugas Kebersihan di Samarinda Lembur, Volume Sampah Naik 30 Persen di Bulan Ramadhan

Dimana saat lomba berlangsung, terlihat seorang pria yang menyatu dengan penonton mengangkat tangannya sembari memegang sejumlah uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. 

Pemuda dengan jaket hitam itu berada di dekat garis finish. Dari video itu pemuda tersebut nampak berteriak lantang mencari lawan taruhan.

"Kiri dua setengah," teriak pemuda itu dan disambut sahutan penonton lainnya.

Dia tidak seorang diri. Ada juga suara seorang perempuan berteriak mencari lawan taruhan dalam race yang diikuti puluhan starter jalanan dari Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut.

"Kiri lima ratus," sahut wanita yang berada dekat dengan pemuda itu.

Menanggapi adanya aktivitas perjudian di ajang balap resmi tahap pertama itu Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar menegaskan pihaknya akan menindak tegas apabila pada event selanjutnya ditemukan praktik yang melanggar Pasal 303 KUHP tersebut.

"Pasti akan kita tindak tegas kalau ada praktik perjudian lagi di acara tersebut," tegasnya melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Namun Kombes Pol Hendri meminta agar kegiatan yang bertujuan untuk meminimalisasi aktivitas balap liar di Kota Samarinda itu tidak hanya dipandang sebelah mata.

"Tolong diambil sisi positif. Maksud kami melaksanakan acara tersebut untuk mencegah terjadinya balap liar," tegasnya.

Sebagai informasi, race ini digelar di sirkuit non permanen yang berada di Jalan Kesuma Bangsa, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota sedari Selasa (16/3) malam hingga Senin (17/3) dini hari, tepatnya Pukul 23.00-03.00 WITA.

Race tahap pertama dengan jalur lurus sepanjang 201 meter itu menyuguhkan tujuh kelas balap dengan 250 peserta. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved