Timnas Indonesia
Apakah Benar STY Kembali ke Timnas Indonesia? Cek Fakta Terkini Proyek Baru Shin Tae-yong
Terjawab sudah pertanyaan apakah benar STY kembali ke Timnas Indonesia, cek fakta terkini proyek baru Shin Tae-yong di RI.
TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab sudah pertanyaan apakah benar STY kembali ke Timnas Indonesia, cek fakta terkini proyek baru Shin Tae-yong di RI.
Pertanyaan apakah benar STY kembali ke Timnas Indonesia kini banyak dicari di mesin pencairan Google pada, Minggu (23/3/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, STY memang kembali ke Indonesia, tapi bukan untuk melatih Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong kembali ke Indonesia dengan membawa proyek baru.
Baca juga: Calvin Verdonk Sebut Masa Depan Timnas Indonesia Cerah Bareng Kluivert, Enggan Bandingkan dengan STY
Pada 23 Februari 2025 lalu, Shin Tae-yong sempat mampir ke IRL Marapthon Reza Arap via YouTube dan membagikan sebuah kabar.
Dalam momen tersebut, Shin Tae-yong membeberkan tengah fokus terhadap program STY Foundation dengan tujuan mulia untuk sepak bola Indonesia.
Hal ini berkaitan dengan akademi sepak bola, menurutnya akademi sepak bola yang ada di Indonesia sudah berjalan dengan baik.
Akademi sepak bola yang dibangun Shin Tae-yong lewat STY Foundation disebut hanya memberi tambahan secara psikologis dan jasmani.
"Memang akademi di Indonesia sudah berjalan baik. Saya hanya menambah saja dari akademi-akademi," kata Shin Tae-yong dalam IRL Marapthon.
"Anak-anak muda harus bermain bola secara psikologis dan jasmani. Apa yang mereka mau lakukan harus dilakukan biar semakin kreatif."
Lebih lanjut, pembinaan usia dini bukan tentang pemain yang bisa dan pintar dalam bermain, hal itu tidak bisa dinilai di akademi.
Shin Tae-yong menekankan bahwa akademi sepak bola membiarkan anak-anak untuk berekspresi hingga memperlihatkan hobi potensial.

Dari situlah akan muncul dan dibuatkan kelas-kelas profesional, serta mulai mempelajari dasar-dasarnya, khususnya di sepak bola.
"Di sini kita tidak tahu siapa yang bisa pintar, apakah jago di bola atau di tenis. Kita tidak bisa menilai," katanya lagi, seperti dilansir BolaSport.id.
"Mereka bisa berekspresi di akademi-akademi. Mungkin kita bisa menjadi salah satunya itu. Mungkin ada kelas hobi yang terlihat potensial."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.