Berita Balikpapan Terkini
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Warga Balikpapan Berburu Daging Segar di Feis 999
Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, masyarakat mulai berburu kebutuhan pokok, termasuk daging sapi
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, masyarakat mulai berburu kebutuhan pokok, termasuk daging sapi yang menjadi menu khas saat Lebaran.
Salah satu penjual daging segar di Balikpapan, Feis 999, mencatat peningkatan pembelian dari warga yang ingin memastikan hidangan spesial untuk keluarga, Minggu (23/03).
Pemilik Feis 999, Fendi, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menyiapkan 78 ekor sapi jenis Bali yang dipotong setiap hari untuk menjaga kesegaran daging.
Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun lalu yang mencapai 123 ekor, karena adanya keterlambatan masuknya sapi ke Balikpapan akibat proses karantina.
Baca juga: Volume Kendaraan di Tol Balikpapan-Samarinda Diprediksi Naik 36,39 Persen saat Libur Lebaran 2025
"Khusus untuk Lebaran nanti, kami mulai memotong sapi sejak Kamis, 20 Maret 2025, hingga menjelang Idul Fitri," ujar Fendi.
Harga daging yang dijual bervariasi, mulai dari Rp130.000 hingga Rp150.000 per kilogram.
"Kami ingin memastikan daging yang dijual tetap segar dan berkualitas bagi pelanggan," tambahnya.
Untuk memenuhi kebutuhan warga di wilayah lain, Feis 999 juga melebarkan usahanya dengan membuka cabang baru di Manggar dengan nama Alan 999 dan di Km 4 dengan nama Arsiy 777.
Alan, pemilik Alan 999, menyebutkan bahwa cabang ini hadir untuk melayani masyarakat Balikpapan Timur seperti Batakan, Manggar, Lamaru, dan Ambarawang agar tidak perlu jauh-jauh berbelanja ke Kampung Timur, Balikpapan Utara.
"Total sapi yang kami siapkan sejak awal Ramadhan hingga Lebaran nanti sekitar 150 ekor. Sementara 78 ekor sapi khusus untuk persiapan Idul Fitri," jelas Alan.
Salah satu pembeli, Emiliani, warga Batakan, mengaku awalnya ingin berbelanja ke Kebun Sayur, tetapi akhirnya membeli daging di Alan 999 karena melihat suasana yang ramai.
"Saya beli dua kilogram untuk dimasak rendang, harganya Rp150.000 per kilogram," katanya.
Hal serupa diungkapkan Juju, warga Sepinggan, yang rutin membeli daging di Feis 999 karena kesegarannya dan transparansi dalam penimbangan.
"Setiap tahun pasti masak rendang. Saya beli di sini karena bisa lihat langsung timbangannya, dulu pernah punya pengalaman kurang menyenangkan saat beli di pasar," ungkapnya.
Dengan meningkatnya permintaan daging sapi menjelang Lebaran, para pedagang berupaya memastikan pasokan tetap tersedia agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan hidangan istimewa bersama keluarga. (*)
| Warga Batu Ampar Keluhkan Jalan Rusak dan Minim PJU Saat Reses DPRD Balikpapan |
|
|---|
| Harga Sapi Balikpapan Rp45 Juta per Ekor, DPRD Ingatkan Pedagang tak Gunakan Trotoar untuk Berjualan |
|
|---|
| BPBD Balikpapan Minta Warga Hemat Air Jelang Puncak El Nino Juli-September 2026 |
|
|---|
| Home Industri Sabu Balikpapan Raup Ratusan Juta, Satu Botol Cairan Bisa Jadi Rp300 Juta |
|
|---|
| Balikpapan Kekurangan 600 Guru, Pemkot Rekrut Guru Melalui PJLP dan Ajukan 100 Formasi Jalur ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250323_pedagang-daging-di-balikpapan.jpg)