Minggu, 19 April 2026

Bupati PPU Mudyat Noor Hadiri Panen Raya Padi Gapoktan Sri Maju Desa Sidorejo

Kegiatan ini dalam rangka memasuki panen raya di hamparan pertanian gapoktan Desa Sidorejo di sawah seluas 365 hektar

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Nur Pratama
HUMAS PEMKAB PPU
PANEN RAYA - Bupati PPU Mudyat Noor menghadiri panen raya Desa Sidorejo PPU Kaltim, Senin (24/3/2025) (HUMAS PEMKAB PPU) 

TRBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor turut serta dalam panen raya padi gabungan kelompok tani (Gapoktan) Sri Maju Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam Kalimantan Timur, Senin (24/03/2025) pagi.

Kegiatan ini dalam rangka memasuki panen raya di hamparan pertanian gapoktan Desa Sidorejo di sawah seluas 365 hektar.

Ini juga merupakan program kemandirian yang didukung dana desa sebesar 20 persen.

Baca juga: Tol IKN di Kaltim Dibuka Gratis Hari Ini, Cek Arah Pembukaan Jalur Tol IKN dari Balikpapan dan PPU

Bupati Mudyat Noor mengapresiasi hasil pertanian di wilayah ini, Dimana dalam satu hektarnya, mampu menghasilkan padi beras sebanyak 6 ton. 

”Sektor pertanian kita ini sangat berpotensi tidak saja bagi pengembangan swasembada pangan tetapi mampu menjadi penopang kemandirian ekonomi seperti halnya dalam hamparan ini," ungkapnya.

Mudyat Noor mengaku bahwa yang menjadi tantangan pertanian di PPU saat ini adalah sistem tanam yang mengandalkan tadah hujan. 

Sehingga perlu strategi tanam yang baik meskipun hanya 2 kali tanam dalam 1 tahun, agar tetap bisa meningkatkan produksi.

“Kuncinya bukan luasan tapi kualitas yang kita tanam, kalau bibit baik, pupuknya sesuai, airnya cukup dan metodenya benar hasilnya pasti lebih besar," jelasnya.

Untuk mendukung produktifitas pertanian sekaligus menjadikannya lumbung pangan di Kaltim, Mudyat meminta keterlibatan aktif para penyuluh pertanian.

Mereka merupakan ujung tombak yang memberikan pendampingan bagi para petani dalam upaya pengembangan pertanian yang ada.

“Petani PPU harus semakin maju, mari kita tingkatkan potensi pertanian kita dan yang paling penting jangan alih fungsikan lahan sawah ini untuk hal lain karena jika kita kelola dengan benar nilai ekonominya sangat luar biasa," jelasnya.

Turut hadir sekaligus panen raya bersama Gapoktan Sri Maju Desa Sidorejo, Sekretaris Daerah (Sekda) Tohar, Dandim 0913 PPU Letkol Inf Arfan Affandi, , Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nico Herlambang, Anggota DPRD PPU, dan pihak terkait lainnya.

Kegiatan panen raya tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat panen traktor kepada 22 brigade pertanian di wilayah Kabupaten PPU serta pemotongan padi dan dilanjut dengan panen raya menggunakan alat mesin panen traktor. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved