Berita Balikpapan Terkini
DPRD Balikpapan Kaltim akan Teruskan Penolakan UU TNI ke DPR RI
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur akan meneruskan penolak UU TNI kepada DPR RI
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN — Aliansi Balikpapan Bergerak (Barak) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur untuk menolak UU TNI yang baru disahkan, Selasa (25/3/2025).
Massa aksi yang berasal dari berbagai elemen, seperti mahasiswa, organisasi kepemudaan, kelompok Cipayung, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta komunitas masyarakat sipil lainnya, menyuarakan penolakan tegas terhadap revisi Undang-Undang TNI yang dinilai berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi TNI seperti di era Orde Baru.
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan para demonstran adalah penambahan peran TNI di 16 kementerian.
Mereka menilai kebijakan tersebut membuka ruang bagi militer untuk memperluas kekuasaan dalam ranah sipil, yang dinilai bertentangan dengan prinsip demokrasi dan reformasi yang telah diperjuangkan sejak lama.
Baca juga: Aliansi Balikpapan Bergerak Kaltim Serbu Kantor DPRD, Tolak UU TNI yang Baru Disahkan
Aksi protes berlangsung dengan damai namun penuh ketegasan. Para demonstran membentangkan spanduk dan poster bertuliskan penolakan terhadap RUU TNI.
Sebagai simbol perlawanan, mereka juga melakukan aksi bakar ban di depan gedung DPRD Kota Balikpapan.
Menanggapi unjuk rasa ini, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menyampaikan pihaknya siap menampung aspirasi masyarakat dan mahasiswa untuk diteruskan ke DPR RI.
“Kami tentunya menampung semua aspirasi masyarakat di Kota Balikpapan, apalagi ini melibatkan adik-adik mahasiswa yang menjadi bagian penting dalam menyuarakan suara rakyat.
Apa yang menjadi keluhan mereka akan kami diskusikan secara internal di DPRD dan selanjutnya akan kami teruskan kepada DPR RI, mengingat keputusan terkait RUU TNI sepenuhnya berada di tangan DPR RI,” ujar Yono Suherman didampingi Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono saat menemui masa demontran.
Lebih lanjut, Yono menambahkan bahwa DPRD Balikpapan berkomitmen menjadi wadah aspirasi rakyat dan akan menggali lebih dalam poin-poin yang menjadi keberatan masyarakat terhadap revisi UU TNI.
Baca juga: Aliansi Mahasiswa Kaltim Menggugat Tolak Revisi UU TNI, Ajukan 3 Tuntutan
“Kami ingin memahami lebih jelas permasalahan yang menjadi keresahan mereka. Saya sudah mendengar ada beberapa pasal yang diperdebatkan, terutama terkait pelibatan TNI di ranah sipil. Ini yang akan kami bawa ke pusat,” tegasnya.
Dia mengatakan aksi ini menjadi penanda kuat bahwa masyarakat Balikpapan menolak segala bentuk kebijakan yang dinilai dapat mengancam demokrasi.
Para demonstran pun berjanji akan terus mengawal isu ini hingga aspirasi mereka didengar dan diperjuangkan di tingkat nasional.
Dengan bergemanya suara penolakan di berbagai daerah, perhatian kini tertuju pada langkah yang akan diambil DPR RI dalam merespons gelombang protes dari masyarakat.(*)
| Grup Musik Asal Kota Samarinda U Good Dog Siapkan Single Baru, Angkat Tema Keresahan Jiwa |
|
|---|
| DKUKMP Bersama Dekranasda Balikpapan Gelar Pelatihan Kerajinan Manik-manik, Diikuti 32 Pelaku Usaha |
|
|---|
| Tingkatkan Sumber Air Baku di Balikpapan, Waduk Manggar Mulai Dikeruk |
|
|---|
| Pesan Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud di Hari Otda 2026: Daerah Harus Mandiri |
|
|---|
| Anggota Komisi XII DPR RI Tinjau SPBU di Balikpapan, Pastikan Distribusi BBM Berjalan Efektif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250325-Puluhan-aliansi-mahasiswa.jpg)