Berita Samarinda Terkini
KSOP Memprediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Samarinda Terjadi Senin 7 April 2025
KSOP Samarinda memperkirakan lonjakan penumpang di Pelabuhan Samarinda terjadi pada hari Minggu, (6/3) dan besok Senin, (7/4)
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dengan berakhirnya masa cuti bersama pada 8 April 2025, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda memperkirakan lonjakan penumpang di Pelabuhan Samarinda terjadi pada hari Minggu, (6/3) dan besok Senin, (7/4).
Demikian disampaikan oleh Capt Sahrun Aziz selaku Kepala Seksi Penjagaan Patroli dan Penyelidikan KSOP Samarinda, setelah kedatangan Kapal Motor (KM) Queen Soya pada pagi tadi dengan mengangkut penumpang lebih dari seribu.
"Untuk hari ini kelihatan agak padat ya, jadi diperkirakan untuk puncak hari ini dan besok, yang tiba tadi ada 1.569 orang," ujarnya
Baca juga: Wagub Kaltim Seno Aji Sebut Rumah Sakit Islam Samarinda Diupayakan Kembali Beroperasi 2026
Selain penumpang ada juga kendaraan roda empat sebanyak 9 unit dan roda dua ada 40 unit di KM Queen Soya.
Di Pelabuhan Samarinda, terdapat dua kapal pengakuan penumpang, diketahui Kapal KM. Prince Soya akan berangkat menuju Pelabuhan Pare-Pare Sulawesi Selatan dengan mengangkut ribuan penumpang.
"KM Prince Soya hari ini juga berangkat dari Samarinda tujuan Pare-Pare. kita lihat tadi juga cukup lumayan banyak ramai juga penumpangnya. tapi belum bisa diprediksi untuk jumlah penumpang," ucapnya.
Kepala Seksi penjagaan patroli dan penyidikan KSOP Samarinda itu mengatakan penumpang dengan tujuan Pare-Pare tersebut pulang karena mengikuti lebaran Idul Fitri di Kota Samarinda.
"Saya melihat ini mungkin yang keluarganya dan di Samarinda atau di Kalimantan itu mereka kembali lagi ke Sulawesi," ujarnya.
Salah satu penumpang yang bernama Takdir (52) yang mengikuti KM Queen Soya hari ini mengatakan Ia bersama keluarganya yang lebaran di Tempat Mertua di Palopo Sulawesi Selatan telah membeli tiket via daring terlebih lebih dulu untuk menghindari kehabisan Jadwal mengikat anak-anaknya harus masuk sekolah pada hari 9 April mendatang.
"Sekarang sudah online semua, jadi lebih gampang. Tiketnya lumayan sih, tapi masih terjangkau, Liburan di kampung istri, sembilan hari. Cukup puas. Besok sudah mulai kerja lagi, dan anak-anak juga masu masuk sekolah," pungkasnya. (*)
| Walikota Samarinda Nilai Kebijakan Sekprov Langgar Aturan dan Berisiko pada Layanan Warga Miskin |
|
|---|
| Cemburu Buta, Pria di Samarinda Nekat Parang Teman Sendiri di Guest House |
|
|---|
| KNPI Samarinda Kritik Pemprov Kaltim, Ronni Hidayatullah: Bankeu Dipangkas, BPJS Warga Terancam |
|
|---|
| UT Samarinda Bekali Lulusan Hadapi Era AI Lewat Seminar Akademik |
|
|---|
| 49.742 Warga Samarinda Korban Kebijakan Pemrov Kaltim, Andi Harun Tolak Pengalihan Beban Iuran JKN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250406_Suasana-pelabuhan-samarinda.jpg)