Berita Samarinda Terkini
UT Samarinda Bekali Lulusan Hadapi Era AI Lewat Seminar Akademik
Ribuan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda memenuhi Plenary Convention Hall Sempaja Samarinda, Sabtu (11/4/2026).
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Ribuan mahasiswa Universitas Terbuka Samarinda mengikuti seminar akademik jelang wisuda periode 2026 di Samarinda.
- Direktur Universitas Terbuka Samarinda, Rusna Ristasa, menegaskan konsep belajar tanpa batas dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
- Prof. Maximus Gorky Sembiring mengingatkan lulusan agar tidak bergantung penuh pada AI, tetapi mampu mengendalikannya.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ribuan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda memenuhi Plenary Convention Hall Sempaja Samarinda dengan almamater kuning kebanggaan, Sabtu (11/4/2026).
Kehadiran mereka merupakan bagian dari rangkaian wisuda periode 1 tahun 2026 dalam agenda seminar akademik.
Mengusung tema "Belajar Tanpa Batas, Berkarya Tanpa Henti", seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc sebagai narasumber.
Sepanjang acara, suasana tampak hidup dengan banyaknya diskusi dan pertanyaan yang mengalir dari para mahasiswa.
Baca juga: Wisuda 2024 Periode II, Universitas Terbuka Samarinda Luluskan 1.218 Mahasiswa
Direktur Universitas Terbuka Samarinda, Drs. Rusna Ristasa, M.Si, M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk mendalami makna di balik tema seminar.
Menurutnya, konsep tersebut sangat lekat dengan identitas Universitas Terbuka yang memberikan keleluasaan belajar bagi siapa saja.
"Pembelajaran di Universitas Terbuka itu tanpa batas, tanpa dibatasi oleh cekat ruang, waktu, kemudian juga tahun lulusan, usia dan sebagainya tanpa batas gitu ya. Kemudian berkarya tanpa henti itu yang diharapkan untuk mahasiswa Universitas Terbuka," ungkap Rusna.
Ia juga mengingatkan bahwa status sebagai alumni baru nantinya akan menambah kekuatan besar bagi Universitas Terbuka yang kini tercatat memiliki sekitar 2,3 juta lulusan di seluruh Indonesia.
Baca juga: Viral Universitas Terbuka Buka Program Studi S2 Ilmu Hitam, Ini Penjelasan Pihak Kampus
Rusna berharap jumlah yang besar ini diimbangi dengan peran nyata para lulusan bagi negara.
"Karena bukan hanya kualitasnya, tapi kuantitasnya, kuantitas mahasiswa kita itu cukup besar. Tapi diharapkan mereka memang dididik dengan target kita untuk siap pakai," tambahnya.
Terkait tantangan zaman, Rusna menekankan bahwa lulusan Universitas Terbuka harus mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan kerja yang kini sangat dipengaruhi oleh kecerdasan buatan atau AI.
Baginya, mahasiswa Universitas Terbuka memiliki keunggulan karena sudah terbiasa bersentuhan dengan teknologi selama masa kuliah.
Baca juga: Menyongsong Pembangunan IKN Nusantara, Universitas Terbuka Siapkan Kampus Baru
"Diharapkan mereka itu mampu berkompetisi di lapangan dan mampu berkiprah dengan baik untuk bangsa dan negaranya, mereka sudah cukup dibekali. Mereka sudah biasa belajar dengan teknologi ketika menghadapi era baru. Yang semua serba teknologi, serba AI boleh dikatakan, karena sekarang insya Allah mereka siap," tegasnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring memberikan bekal khusus bagi calon wisudawan dari empat fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Fakultas Sains dan Teknologi.
Ia mengingatkan agar para lulusan tidak terjebak dalam disrupsi teknologi, melainkan mampu mengendalikan teknologi tersebut untuk menunjang performa kerja, baik sebagai guru, pegawai pemerintah, maupun pengusaha.
| Walikota Samarinda Andi Harun Pertanyakan Kebijakan Redistribusi JKN Pemprov Kaltim |
|
|---|
| Polresta Samarinda Pastikan Layanan SIM dan SKCK Tetap Normal Meski WFH |
|
|---|
| Samsat Malam Samarinda Square Kembali Beroperasi, Layanan Pajak Dibuka Hingga Malam |
|
|---|
| Meski WFH Diberlakukan, Samsat Samarinda Pastikan Layanan Pajak Kendaraan Tetap Beroperasi Normal |
|
|---|
| Uji Coba Insinerator Samarinda Masih Terbatas, Petugas Hadapi Tantangan Teknis |
|
|---|