Liga 1
Borneo FC vs Persib Berakhir Imbang, Joaquin Gomez Akui Bangga dengan Perjuangan Anak Asuhnya
Borneo FC vs Persib berakhir imbang, Joaquin Gomez akui bangga dengan perjuangan anak asuhnya.
Penulis: Nevrianto Hardi Prasetyo | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA - Big match Borneo FC vS Persib pada pekan ke-28 Liga 1 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantanta Timur, berlangsung menarik pada Jumat (11/4/2025) malam.
Pelatih Borneo FC, Joaquin Gomez, mengaku sangat puas dengan performa timnya.
"Saya pikir kami bermain melawan dua tim terbaik di liga. Kami menunjukkan bahwa kami bermain di tingkat yang sangat tinggi. Bahkan, hari ini melawan seluruh liga, kami membuat mereka terlihat sangat sangat biasa saja, "ungkapnya.
Baca juga: Hasil Akhir Liga 1 Borneo FC vs Persib Bandung, Tyronne del Pino dan Peralta Ciptakan Brace
Joaquin Gomez menyampaikan, Borneo FC mendominasi sebagian besar permainan.
"Mereka tidak perlu banyak untuk menciptakan peluang atau mencetak gol. Jika Anda melihat statistik, misalnya, kami memiliki sebanyak apapun yang mereka miliki: dua kali lebih banyak penguasaan bola, dua kali lebih banyak peluang, dua kali lebih banyak tembakan, dua kali lebih banyak umpan silang, dan dua kali lebih banyak tembakan ke sasaran, "ucapnya.
Baca juga: Hasil Borneo FC vs Persib Bandung, Pesut Etam Gagal Raih Poin Penuh di Stadion Segiri Samarinda
Lanjut Joaquin Gomez mengatakan, ia bangga sekaligus kecewa karena tak meraih poin penuh.
"Jadi, pertandingan malam ini membuat kami merasa sangat bangga, tetapi pada saat yang sama kecewa karena kami merasa seharusnya memenangkan pertandingan. Tapi saya pikir juga layak disebut bahwa saya belum lama berada di Indonesia. Saya tidak tahu apa yang sedang kita bicarakan dengan wasit, tetapi tampaknya mereka membutuhkan sangat sedikit untuk memberi sesuatu melawan kami dan bagi kami untuk mendapatkan sesuatu harus sangat sangat jelas. Jika Anda melihat ke babak pertama, kami mendominasi sebagian besar babak. Mereka memiliki sangat sangat sedikit, dan pada menit ke-44 pemain saya mendapatkan keunggulan dalam posisi. Dia berada di depan penyerang dan penyerang tersebut membentur dirinya. Itu adalah pelanggaran dan serangan, bukan penalti," jelas Joaquin Gomez.
"Menurut saya dan banyak mata yang telah melihatnya kembali, jadi mereka pergi ke VAR dan tidak bisa mengubah itu. Dan, kemudian kami memiliki empat kesempatan penalti, tetapi tidak mendapatkan apa-apa. Dan, di atas itu, hal-hal kecil. Kami ingin menjadi tim yang sangat agresif, sangat proaktif, sangat intens, dan setiap sentuhan yang kami lakukan terhadap pemain berbaju biru, itu dianggap pelanggaran. Tapi, ya, kami tahu bahwa itu telah sulit bagi kami dan saya akan terus tidak melihat bahwa itu akan berubah. Tapi, ya, secara keseluruhan sangat bangga dengan performanya. Saya akan kecewa karena kami merasa seharusnya memenangkan pertandingan lagi," pungkasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.