Banjir di Bukit Subur
Banjir di Bukit Subur PPU Kaltim Perlahan Surut, Tim Tetap Lakukan Pemantauan
Hujan lebat yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur menyebabkan genangan banjir.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Hujan lebat yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur menyebabkan genangan banjir.
Salah satu yang terdampak yakni Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Kuncoro dalam laporan Pusdalops mengatakan bahwa, hingga saat ini kondisi banjir sudah perlahan surut.
Tim yang bertugas di lapangan juga sudah melakukan proses evakuasi pada korban terdampak, juga terhadap barang-barang berharga.
Baca juga: Viral! Imbas Hujan Lebat di Desa Bukit Subur Penajam, 10 RT dan Fasilitas Umum Terdampak Banjir
Meski demikian, tetap dilakukan pemantauan Tinggi Muka Air (TMA) di lokasi banjir tersebut.
“Saat ini tim juga sudah melakukan pendataan dan identifikasi di wilayah terdampak,” ungkapnya pada Senin (21/4/2025).
Sebelumnya diberitakan bahwa banjir merendam 9 RT di wilayah Desa Bukit Subur, pada dini hari.
Kondisi itu terjadi setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi, sejak pukul 21.00 Wita hingga pukul 02.00 Wita.
Air sungai Riko pun meluap, bahkan hingga merendam bagian dalam rumah warga. Diketahui ketinggian air mencapai 50 hingga 200 centimeter (cm).
Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir di Bukit Subur Penajam, Ketinggian Air Capai 2 Meter
Korban yang terdampak pun cukup banyak, yakni sebanyak 457 jiwa.
Tidak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas umum seperti mushola dan bangunan posyandu, juga ikut teredam.
Banyak Tinggal Dekat Sungai
Banjir kembali menimpa Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Senin (21/4/2025).
Sebanyak 10 rukun tetangga yakni RT.01, RT.02, RT.03, RT.04, RT.05, RT. 06, RT. 07, RT. 09 dan RT.10 yang terdampak banjir ini.
Bukan hanya itu, sebanyak 141 kepala keluarga dengan 457 jiwa terdampak banjir tahunan ini.
Menurut informasi yang diterima, banjir ini karena intensitas hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Minggu (20/4/2025) hingga Senin (21/4/2025) sekitar 02.00 WITA di Wilayah Desa Bukit Subur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250421_Banjir-Besar-Meluas-di-Bukit-Subur-PPU.jpg)