Kamis, 7 Mei 2026

Liga 1

Gilbert Agius Percaya PSIS Semarang Bisa Bertahan di Liga 1 Usai Kalah Dari Borneo FC

Pelatih Gilbert Agius percaya PSIS Semarang bisa bertahan di Liga 1 usai kalah dari Borneo FC, Jumat (25/4/2025).

Tayang:
Penulis: Nevrianto Hardi Prasetyo | Editor: Nisa Zakiyah
HO/BORNEO FC SAMARINDA
LIGA 1 - Bek Borneo FC, Ronaldo Rodrigues (belakang) mengadang pergerakan gelandang serang PSIS Semarang, Septian David Maulana pada pertandingan pekan ke-30 Liga 1 yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, hari Jumat (25/4/2025). Borneo FC berhasil meraih tiga poin setelah mengalahkan PSIS Semarang. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Setelah ditekuk Borneo FC dengan skor mencolok 5-2, Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, didampingi gelandang Alfeandra Dewangga Santosa, menyatakan kekecewaannya atas kiprah Laskar Mahesa Jenar di Liga 1 saat konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Jumat (25/4/2025).

“Pertandingan ini sangat penting, tetapi kita memulai babak pertama dengan rasa takut. Kita sangat sulit membalikkan keadaan, apalagi taktik Borneo FC di babak pertama berjalan baik.

"Kita tampil baik di babak kedua, tetapi itu tidak cukup mengubah keadaan. Semua merasa marah dan kecewa atas hasil buruk ini,” ungkap Gilbert Agius.

Gilbert Agius, pemain, dan semua pihak di PSIS kecewa karena usaha mereka tidak sebanding dengan harapan.

“Pemain PSIS tidak hanya membawa nama baik PSIS Semarang, tetapi juga membawa kebanggaan semua pihak di PSIS dan seluruh masyarakat Kota Semarang.

"Semua kecewa, dan kami juga kecewa dengan hasil ini. Pemain PSIS harus bertanggung jawab atas hasil ini.

"Di babak kedua, kita bisa sedikit menguasai pertandingan, tetapi hasilnya tidak cukup untuk membalikkan keadaan,” tuturnya.

20250425_Rivaldo Pakpahan
LIGA 1 - Gelandang Borneo FC, Rivaldo Pakpahan berburu bola mengontrol bola diadang gelandang PSIS Semarang, Ridho Syawal dan Boubakary Diara dengan kondisi lapangan becek cuaca hujan pada pertandingan pekan ke-30 Liga 1, di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Jumat (25/4/2025).

Alfeandra Dewangga Santosa mengakui keunggulan Pesut Etam dan menekankan kepada semua rekannya untuk fokus agar dapat memenangkan pertandingan.

“Kita sangat buruk di babak pertama, dan Borneo FC sangat baik dengan determinasi yang sangat bagus.

"Kami mencoba di babak kedua untuk lebih percaya diri dan lebih berani bermain, dan kita bisa mencetak gol di babak kedua. Inilah pertandingan sepak bola, kita harus fokus dari awal dan harus berjuang sampai 90 menit,” katanya.

Gilbert Agius mengutarakan penyebab kekalahan Laskar Mahesa Jenar dari skuad Pesut Etam.

Ketika disinggung mengenai peluang PSIS bertahan di Liga 1, pelatih berkebangsaan Malta itu masih optimistis Laskar Mahesa Jenar dapat bertahan di Liga 1.

“Ini pertandingan penting, dan mungkin pertandingan besar bagi setiap pemain. Kita lihat di gol pertama itu adalah kesalahan, dan kita tahu setelah itu kepercayaan diri pemain turun karena cedera saat memulai latihan, dan kita tidak bisa bermain bola dengan baik.

"Aliran bola terhenti, kita bisa lihat gol pertama karena pemain tidak bisa mencegah Berguinho. Kemudian dari tendangan sudut dan penalti, apa yang kita lihat dari luar lapangan harus kita lupakan di babak pertama.

"Kita harus lebih berani dan harus mencoba memenangkan pertandingan. Kita harus lebih berani berjuang. Jika kita tidak berjuang dengan baik, hasilnya bisa mencetak dua gol dan meningkatkan kepercayaan diri.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved